Friday, August 13, 2010
HTC Desire : Elegan dan Fitur Melimpah
HTC Sense kembali mempersembahkan seri terbaru dengan tampilan yang sangat menawan yaitu HTC Desire. Dengan layar sentuh yang super lebar dikelasnya yaitu WVGA 3,7 inci resolusi 480×800 membuat anda merasa nyaman saat menggunakannya. Terdapat beberapa profile pilihan sesuai dengan profesi anda sebagai penggunanya. Tidak hanya itu, jika bosan dengan pilihan yang ada, anda sendiri dapat dengan mudah melakukan tambahan widget, shortcut dan aplikasi lainnya yang ditampilkan dalam bentuk scroll sebanyak 7 layar yang dipermudah dengan joystick optik untuk berpindah layar.
Joystick optik yang sangat responsif dimana sangat memudahkan saat melakukan pemilihan menu dan menggantikan jenis trackball yang biasa digunakan oleh ponsel pintar lain. Dengan ukuran 119mm (L) x 60mm (W) x 11.9 (T) dan berat 135gram dengan baterai, membuat anda seperti membawa sebuah agenda elektronik, yang dapat anda gunakan sebagai organiser pribadi, penyimpan musik kesayangan anda, pemandu arah dengan fitur GPS yang ditanamkan, hingga diperkaya dalam melihat berita-berita, status teman-teman dalam jejaring sosial.
Tampilannya yang tergolong tipis namun kokoh, didukung oleh berbagai fitur seperti HSPA/WCDMA 900/1200Mhz, 3G hingga 7.2 Mbps, Bluetooth 2.1 dan Wi-Fi IEEE 802.11 b/g. Respon cepat yang diberikan oleh HTC Desire dengan menggunakan ROM 512 MB, RAM 576 MB dan tersedia juga slot memori microSD yang mampu menampung hingga 32GB. Tidak hanya dari sektor memori yang mempercepat kinerja dari HTC Desire, dengan sistem operasi terbaru persembahan dari Google yaitu Android 2.1, kian mempermudah penggunanya dalam melakukan aktivitas multitasking.
Untuk anda pengguna mobilitas tinggi yang harus selalu mengecek email, HTC Desire menanamkan berbagai fitur seperti FTP dan OPP (object push) untuk transfer dokumen profiles yang disupport yaitu AVRCP, GAP, GOEP, HFB, PBAP, SPP, dan Service Discovery Application Profile. Sehingga dengan ratusan hingga ribuan email dari google account, membuatnya HTC Desire dapat bekerja sangat cepat tanpa adanya waktu tunggu.
Bosan dengan perpindahan website antar jejaring sosial yang anda miliki? Dengan Fitur Friend Stream, semuanya dapat mempermudah melakukan update status anda yang terintegrasi, seperti Facebook, Twitter, dan Flickr, sehingga hanya melakukan update sekali saja dan semua website jejaring sosial itu akan otomatis terupdate serempak.
Tidak terlupakan juga fitur kamera dan camcorder yang dipasangkan pada HTC Desire, dengan kemampuan 5.0 MP dan kemampuan mendeteksi wajah, membuat anda dan kerabat dapat mengabadikan berbagai moment, dan saat kondisi gelap, flash internal dapat membantu menerangi objek.
Berbagai dering yang dapat anda pilih baik untuk dering telepon, sms, mms, mail, hingga berbagai suara pemberitahuan dapat anda pilih sesuka hati anda. Dering telepon yang mengganggu dapat anda matikan hanya dengan membalikkan posisi telepon.
Jadi, apalagi yang anda butuhkan? HTC Desire kaya dengan berbagai fitur yang membuat anda dapat melepaskan laptop ataupun netbook anda, karena HTC Desire sudah mendukung semua aktivitas keseharian anda.
Berita Liputan : Pesona Layar Sentuh 3.7 inci dari HTC Desire
Sumber www.chip.co.id
Saturday, August 7, 2010
The last air bender, akankah menjadi Trilogy?
Avatar, The legend of Aang, awalnya saya kenal film ini saya pikir sebuah manga anime dgn berbagai atributnya. tahu sendiri Jepang sangat jago mendidik masyarakat lewat film2, baik film kartun manga atau film2 pendekar heronya. :) jadi inget satria baja hitam yg membuat saya suka naik motor, tapi tanpa selendang tentunya hehehehe.
Namun setelah sedikit mengulik ttg film ini, hahaha ternyata ini bukan film manga anime produksi Jepang, tapi sebuah seri film animasi produk Amerika dari chanel Nickelodeon. Ada apa dgn industri kartun Amerika? hehehe
Film TLAB (The Last Air Bender) disutradarai oleh M. Night Shyamalan. Yah namanya juga film adaptasi dari serial televisi, jadi jangan dibanding-bandingkan lah, kedua film itu sama2 eksis, dan sama2 bisa dinikmati dgn cara yg berbeda :) seperti juga film adaptasi novel, novel dan filmnya masing2 bisa dinikmati dgn cara yg berbeda #sok bijak nih hahaha
film Avatar: The Last Airbender, the legend of Aang sendiri sangat kental dipengaruhi oleh kesenian di Asia, mitologi di Asia, dan beragam seni silat bela-diri. Jadi filmnya memang banyak adegan2 seni silat, saat avatar mengikuti gerakan2 pengendalian air yg dipergakana Katara, kelihatan sekali bahwa gerakan2nya mirip gerakan Tai-chi ala Jet Lee. bagus euy :)

Setelah menonton film TLAB yang sudah saya tunggu sejak awal 2010, ada sedikit kekecewaan. Kecewa karena saya berharap film ini akan menjadi film kolosal seperti "lord of the ring", atau sebangsanyalah.
Namun setelah saya lepaskan harapan saya dan menikmati film ini seperti bocah-bocah yg berteriak saat tokoh Anng melakukan aksinya, akhirnya bisa enjoy juga. Menurut saya film ini kurang dipandu narasi yang padat sehingga penonton yg cukup akrab dengan film kartun serial TV akan merasakan alur cerita yang cepat. sedang buat yg gak ngerti film ini alurnya mungkin menjadi aneh karena ada flash back dan setting sejarah yg entah berantah :)
Sttt.. saya sempat menitikkan air mata lho, saat adegan Aang kembali ketempatnya di negeri angin. Aksi Aang (Noah Ringer) mengekspresikan kemarahan dan rasa kehilangan begitu menyentuh. Seperti saat kita pulang kampung, betapa kita hafal setiap sudut dan ruang, namun ada yang hilang... rasa kehilangan itu mungkin yg membuat saya cukup tersentuh. keren lah hehehe.. (dah lama gak ngeluarin air mata, terakhir waktu nonton Ketika Cinta Bertasbih hehehe, dah lama deh).
Sedikit bercerita ttg film ini. Ceritanya khan ada ramalan yg mengatakan bahwa avatar akan terlahir dari suku pengendali angin, itulah sebabnya tidak ada satupun warga suku pengendali angin yg dibiarkan hidup. Aang sendiri sebagai pengendali angin terakhir, saat pembunuhan itu terjadi sedang terperangkap di bongkahan es selama 100 tahun :) gitu cerita awalnya.
Film berlanjut dan adegan perang di negeri air di bumi bagian utara. Karena tampilan efek 3D so pasti persepsi kita akan dibuai dengan gambar yg lebih hidup dari sekadar tayangan anime di televisi. :) urusan efek dst silahkan ekspresikan sendirilah :)
So kembali kepertanyaan awal, apakah film TLAB (The last air bender), akankah menjadi Trilogy?
jawabannya saya pastikan IYA!. kenapa bisa demikian yakin? karena film TLAIB ini hanya mencakup cerita di Book 1 - Water, yang mengisahkan perjalanan Aang untuk belajar mengendalikan air, selanjutnya... Bumi dan Api seperti season film kartun televisinya, Book 2 - Earth dan Book - 3 Firemasih proses produksi.
dari info internet semua trilogi ini akan selesai dalam waktu 6 tahun, film pertama sudah tayang, so sequel kedua kita akan saksikan paling cepat yah tahun 2012 :)
buat yang belum nonton, tenang saja, masih lama kok untuk menunggu sequel ke-2.
ok lah. film ini juga sangat bagus untuk di tonton ulang, dan tidak ada salahnya mengajak keluarga khususnya di akhir pekan.
met weekend :)
nih trailernya brads
Namun setelah sedikit mengulik ttg film ini, hahaha ternyata ini bukan film manga anime produksi Jepang, tapi sebuah seri film animasi produk Amerika dari chanel Nickelodeon. Ada apa dgn industri kartun Amerika? hehehe
Film TLAB (The Last Air Bender) disutradarai oleh M. Night Shyamalan. Yah namanya juga film adaptasi dari serial televisi, jadi jangan dibanding-bandingkan lah, kedua film itu sama2 eksis, dan sama2 bisa dinikmati dgn cara yg berbeda :) seperti juga film adaptasi novel, novel dan filmnya masing2 bisa dinikmati dgn cara yg berbeda #sok bijak nih hahaha
film Avatar: The Last Airbender, the legend of Aang sendiri sangat kental dipengaruhi oleh kesenian di Asia, mitologi di Asia, dan beragam seni silat bela-diri. Jadi filmnya memang banyak adegan2 seni silat, saat avatar mengikuti gerakan2 pengendalian air yg dipergakana Katara, kelihatan sekali bahwa gerakan2nya mirip gerakan Tai-chi ala Jet Lee. bagus euy :)

Setelah menonton film TLAB yang sudah saya tunggu sejak awal 2010, ada sedikit kekecewaan. Kecewa karena saya berharap film ini akan menjadi film kolosal seperti "lord of the ring", atau sebangsanyalah.
Namun setelah saya lepaskan harapan saya dan menikmati film ini seperti bocah-bocah yg berteriak saat tokoh Anng melakukan aksinya, akhirnya bisa enjoy juga. Menurut saya film ini kurang dipandu narasi yang padat sehingga penonton yg cukup akrab dengan film kartun serial TV akan merasakan alur cerita yang cepat. sedang buat yg gak ngerti film ini alurnya mungkin menjadi aneh karena ada flash back dan setting sejarah yg entah berantah :)
Sttt.. saya sempat menitikkan air mata lho, saat adegan Aang kembali ketempatnya di negeri angin. Aksi Aang (Noah Ringer) mengekspresikan kemarahan dan rasa kehilangan begitu menyentuh. Seperti saat kita pulang kampung, betapa kita hafal setiap sudut dan ruang, namun ada yang hilang... rasa kehilangan itu mungkin yg membuat saya cukup tersentuh. keren lah hehehe.. (dah lama gak ngeluarin air mata, terakhir waktu nonton Ketika Cinta Bertasbih hehehe, dah lama deh).
Sedikit bercerita ttg film ini. Ceritanya khan ada ramalan yg mengatakan bahwa avatar akan terlahir dari suku pengendali angin, itulah sebabnya tidak ada satupun warga suku pengendali angin yg dibiarkan hidup. Aang sendiri sebagai pengendali angin terakhir, saat pembunuhan itu terjadi sedang terperangkap di bongkahan es selama 100 tahun :) gitu cerita awalnya.
Film berlanjut dan adegan perang di negeri air di bumi bagian utara. Karena tampilan efek 3D so pasti persepsi kita akan dibuai dengan gambar yg lebih hidup dari sekadar tayangan anime di televisi. :) urusan efek dst silahkan ekspresikan sendirilah :)
So kembali kepertanyaan awal, apakah film TLAB (The last air bender), akankah menjadi Trilogy?
jawabannya saya pastikan IYA!. kenapa bisa demikian yakin? karena film TLAIB ini hanya mencakup cerita di Book 1 - Water, yang mengisahkan perjalanan Aang untuk belajar mengendalikan air, selanjutnya... Bumi dan Api seperti season film kartun televisinya, Book 2 - Earth dan Book - 3 Firemasih proses produksi.
dari info internet semua trilogi ini akan selesai dalam waktu 6 tahun, film pertama sudah tayang, so sequel kedua kita akan saksikan paling cepat yah tahun 2012 :)
buat yang belum nonton, tenang saja, masih lama kok untuk menunggu sequel ke-2.
ok lah. film ini juga sangat bagus untuk di tonton ulang, dan tidak ada salahnya mengajak keluarga khususnya di akhir pekan.
met weekend :)
nih trailernya brads
The last air bender, akankah menjadi Trilogy?
Avatar, The legend of Aang, awalnya saya kenal film ini saya pikir sebuah manga anime dgn berbagai atributnya. tahu sendiri Jepang sangat jago mendidik masyarakat lewat film2, baik film kartun manga atau film2 pendekar heronya. :) jadi inget satria baja hitam yg membuat saya suka naik motor, tapi tanpa selendang tentunya hehehehe.
Namun setelah sedikit mengulik ttg film ini, hahaha ternyata ini bukan film manga anime produksi Jepang, tapi sebuah seri film animasi produk Amerika dari chanel Nickelodeon. Ada apa dgn industri kartun Amerika? hehehe
Film TLAB (The Last Air Bender) disutradarai oleh M. Night Shyamalan. Yah namanya juga film adaptasi dari serial televisi, jadi jangan dibanding-bandingkan lah, kedua film itu sama2 eksis, dan sama2 bisa dinikmati dgn cara yg berbeda :) seperti juga film adaptasi novel, novel dan filmnya masing2 bisa dinikmati dgn cara yg berbeda #sok bijak nih hahaha
film Avatar: The Last Airbender, the legend of Aang sendiri sangat kental dipengaruhi oleh kesenian di Asia, mitologi di Asia, dan beragam seni silat bela-diri. Jadi filmnya memang banyak adegan2 seni silat, saat avatar mengikuti gerakan2 pengendalian air yg dipergakana Katara, kelihatan sekali bahwa gerakan2nya mirip gerakan Tai-chi ala Jet Lee. bagus euy :)

Setelah menonton film TLAB yang sudah saya tunggu sejak awal 2010, ada sedikit kekecewaan. Kecewa karena saya berharap film ini akan menjadi film kolosal seperti "lord of the ring", atau sebangsanyalah.
Namun setelah saya lepaskan harapan saya dan menikmati film ini seperti bocah-bocah yg berteriak saat tokoh Anng melakukan aksinya, akhirnya bisa enjoy juga. Menurut saya film ini kurang dipandu narasi yang padat sehingga penonton yg cukup akrab dengan film kartun serial TV akan merasakan alur cerita yang cepat. sedang buat yg gak ngerti film ini alurnya mungkin menjadi aneh karena ada flash back dan setting sejarah yg entah berantah :)
Sttt.. saya sempat menitikkan air mata lho, saat adegan Aang kembali ketempatnya di negeri angin. Aksi Aang (Noah Ringer) mengekspresikan kemarahan dan rasa kehilangan begitu menyentuh. Seperti saat kita pulang kampung, betapa kita hafal setiap sudut dan ruang, namun ada yang hilang... rasa kehilangan itu mungkin yg membuat saya cukup tersentuh. keren lah hehehe.. (dah lama gak ngeluarin air mata, terakhir waktu nonton Ketika Cinta Bertasbih hehehe, dah lama deh).
Sedikit bercerita ttg film ini. Ceritanya khan ada ramalan yg mengatakan bahwa avatar akan terlahir dari suku pengendali angin, itulah sebabnya tidak ada satupun warga suku pengendali angin yg dibiarkan hidup. Aang sendiri sebagai pengendali angin terakhir, saat pembunuhan itu terjadi sedang terperangkap di bongkahan es selama 100 tahun :) gitu cerita awalnya.
Film berlanjut dan adegan perang di negeri air di bumi bagian utara. Karena tampilan efek 3D so pasti persepsi kita akan dibuai dengan gambar yg lebih hidup dari sekadar tayangan anime di televisi. :) urusan efek dst silahkan ekspresikan sendirilah :)
So kembali kepertanyaan awal, apakah film TLAB (The last air bender), akankah menjadi Trilogy?
jawabannya saya pastikan IYA!. kenapa bisa demikian yakin? karena film TLAIB ini hanya mencakup cerita di Book 1 - Water, yang mengisahkan perjalanan Aang untuk belajar mengendalikan air, selanjutnya... Bumi dan Api seperti season film kartun televisinya, Book 2 - Earth dan Book - 3 Firemasih proses produksi.
dari info internet semua trilogi ini akan selesai dalam waktu 6 tahun, film pertama sudah tayang, so sequel kedua kita akan saksikan paling cepat yah tahun 2012 :)
buat yang belum nonton, tenang saja, masih lama kok untuk menunggu sequel ke-2.
ok lah. film ini juga sangat bagus untuk di tonton ulang, dan tidak ada salahnya mengajak keluarga khususnya di akhir pekan.
met weekend :)
nih trailernya brads
Namun setelah sedikit mengulik ttg film ini, hahaha ternyata ini bukan film manga anime produksi Jepang, tapi sebuah seri film animasi produk Amerika dari chanel Nickelodeon. Ada apa dgn industri kartun Amerika? hehehe
Film TLAB (The Last Air Bender) disutradarai oleh M. Night Shyamalan. Yah namanya juga film adaptasi dari serial televisi, jadi jangan dibanding-bandingkan lah, kedua film itu sama2 eksis, dan sama2 bisa dinikmati dgn cara yg berbeda :) seperti juga film adaptasi novel, novel dan filmnya masing2 bisa dinikmati dgn cara yg berbeda #sok bijak nih hahaha
film Avatar: The Last Airbender, the legend of Aang sendiri sangat kental dipengaruhi oleh kesenian di Asia, mitologi di Asia, dan beragam seni silat bela-diri. Jadi filmnya memang banyak adegan2 seni silat, saat avatar mengikuti gerakan2 pengendalian air yg dipergakana Katara, kelihatan sekali bahwa gerakan2nya mirip gerakan Tai-chi ala Jet Lee. bagus euy :)

Setelah menonton film TLAB yang sudah saya tunggu sejak awal 2010, ada sedikit kekecewaan. Kecewa karena saya berharap film ini akan menjadi film kolosal seperti "lord of the ring", atau sebangsanyalah.
Namun setelah saya lepaskan harapan saya dan menikmati film ini seperti bocah-bocah yg berteriak saat tokoh Anng melakukan aksinya, akhirnya bisa enjoy juga. Menurut saya film ini kurang dipandu narasi yang padat sehingga penonton yg cukup akrab dengan film kartun serial TV akan merasakan alur cerita yang cepat. sedang buat yg gak ngerti film ini alurnya mungkin menjadi aneh karena ada flash back dan setting sejarah yg entah berantah :)
Sttt.. saya sempat menitikkan air mata lho, saat adegan Aang kembali ketempatnya di negeri angin. Aksi Aang (Noah Ringer) mengekspresikan kemarahan dan rasa kehilangan begitu menyentuh. Seperti saat kita pulang kampung, betapa kita hafal setiap sudut dan ruang, namun ada yang hilang... rasa kehilangan itu mungkin yg membuat saya cukup tersentuh. keren lah hehehe.. (dah lama gak ngeluarin air mata, terakhir waktu nonton Ketika Cinta Bertasbih hehehe, dah lama deh).
Sedikit bercerita ttg film ini. Ceritanya khan ada ramalan yg mengatakan bahwa avatar akan terlahir dari suku pengendali angin, itulah sebabnya tidak ada satupun warga suku pengendali angin yg dibiarkan hidup. Aang sendiri sebagai pengendali angin terakhir, saat pembunuhan itu terjadi sedang terperangkap di bongkahan es selama 100 tahun :) gitu cerita awalnya.
Film berlanjut dan adegan perang di negeri air di bumi bagian utara. Karena tampilan efek 3D so pasti persepsi kita akan dibuai dengan gambar yg lebih hidup dari sekadar tayangan anime di televisi. :) urusan efek dst silahkan ekspresikan sendirilah :)
So kembali kepertanyaan awal, apakah film TLAB (The last air bender), akankah menjadi Trilogy?
jawabannya saya pastikan IYA!. kenapa bisa demikian yakin? karena film TLAIB ini hanya mencakup cerita di Book 1 - Water, yang mengisahkan perjalanan Aang untuk belajar mengendalikan air, selanjutnya... Bumi dan Api seperti season film kartun televisinya, Book 2 - Earth dan Book - 3 Firemasih proses produksi.
dari info internet semua trilogi ini akan selesai dalam waktu 6 tahun, film pertama sudah tayang, so sequel kedua kita akan saksikan paling cepat yah tahun 2012 :)
buat yang belum nonton, tenang saja, masih lama kok untuk menunggu sequel ke-2.
ok lah. film ini juga sangat bagus untuk di tonton ulang, dan tidak ada salahnya mengajak keluarga khususnya di akhir pekan.
met weekend :)
nih trailernya brads
Subscribe to:
Posts (Atom)




