Lagi jalan2 di android market ada blogger aplication dari anders hedstorm. Test ah.
Ok sudah hampir sebulan mencoba android, saya sangat puas. Aplikasi yg terinstall dgn sd card 2GB tentu tidak akan terlalu banyak, beberapa diantaranya. App2sd untuk memindahkan file aplikasi ke sd card, app2sd enabler, fotofuniam blogger, solo (aplikasi main gitar), fb, plume buat twitter dlsb.
Itu saja dulu, nanti akan saya coba membahas satu persatu aplikasi yg saya pakai.
Post from my galaxy 551, Android Froyo @tmnomaden
Showing posts with label aktifitas. Show all posts
Showing posts with label aktifitas. Show all posts
Saturday, January 22, 2011
test blogging from android app
Lagi jalan2 di android market ada blogger aplication dari anders hedstorm. Test ah.
Ok sudah hampir sebulan mencoba android, saya sangat puas. Aplikasi yg terinstall dgn sd card 2GB tentu tidak akan terlalu banyak, beberapa diantaranya. App2sd untuk memindahkan file aplikasi ke sd card, app2sd enabler, fotofuniam blogger, solo (aplikasi main gitar), fb, plume buat twitter dlsb.
Itu saja dulu, nanti akan saya coba membahas satu persatu aplikasi yg saya pakai.
Post from my galaxy 551, Android Froyo @tmnomaden
Ok sudah hampir sebulan mencoba android, saya sangat puas. Aplikasi yg terinstall dgn sd card 2GB tentu tidak akan terlalu banyak, beberapa diantaranya. App2sd untuk memindahkan file aplikasi ke sd card, app2sd enabler, fotofuniam blogger, solo (aplikasi main gitar), fb, plume buat twitter dlsb.
Itu saja dulu, nanti akan saya coba membahas satu persatu aplikasi yg saya pakai.
Post from my galaxy 551, Android Froyo @tmnomaden
Thursday, January 13, 2011
Berkenalan dengan android
Berkenalan dengan android
Semua berawal dari kisah kesuksesan BlackBerry Onyx 2 yang baru berumur 2 minggu menyelam di pantai Pulau Samalona Makassar saat jalan-jalan bareng Blogger Makassar. Akhirnya untuk sementara kembali ke HP Symbian dengan senjata andalan browser seribu umat Operamini, saya kembali menyapa teman-teman di dunia maya.
Kebetulan, di Tempat Makan Nomaden, tempat saya sering nongkrong numpang browsing internet via wifi gratis sekitaran jalan Abdullah Daeng Sirua itu tempat nongkrongnya para Droiders Makassar. Setelah berkonsultasi privat dengan intens kepada Bro Wawan (walaupun sempat beberapakali di curigai sedang berbuat mesum oleh Bro Elu) akhirnya saya putuskan untuk hunting Nexian Journey, sebuah handheld bernyawa android dengan harga yang tidak perlu jual rumah. :D
Esoknya saat matahari mulai terbit.. di tanggal sakral 11-01-2011 halaaah.
Besoknya saya sudah mulai hunting Nexian jouner di WTC Tunjungan Plaza Surabaya, sayang sekali barangnya sedang kosong, soalnya memang handheld most wanted, tidak akan betah lama nongkrong di lemari pajangan toko.Setelah muter-muter dari boot Sony Errcsson (liat2 X-peria dlsb) dan Samsung Mobile akhirnya pilihan jatuh kepada Samsung Mobile yang di gawangi oleh Markus eh salah deh :D
Setelah coba ini itu akhirnya saya pilih Galaxy 551, kemudian di test semua fiturnya, minta diajarkan bagaimana memakai kameranya, si mbaknya jadi korban pertama dari jepretan iseng, tanpa ijin di foto, tanpa ijin pula di pajang di sini (bisa di hajar pacarnya nih kalo ketahuan hehehe), lebih lanjut minta di ajarkan dari cara pasang kartu sampai bagaimana cara ngelap untuk membersihkan galaxy 551 huahahaha, sampai lampu dimatikan (*sudah saatnya toko tutup) hehehe, untung si Ardi yang nemenin saya belanja orangnya sabar.
Selanjutnya saya naik ke lantai 2, alhamdulillah, sukses dan puas akan pelayanan Mbak Rully di Grapari Telkomsel WTC untuk mengaktifasi layanan telkom flash yang 100rb/bulan, sekaligus minta menonaktifkan NSP 1212 yang mengeselkan itu :D
So, sukseslah saya membawa pulang Samsung Galaxy-551.
Galaxy-551 ini ber OS Froyo, alias android 2.2. kalau mau tahu lebih lanjut tentang spesifikasinya KLIK DI SINI saja yah.
Pengalaman pertama saya memakai Galaxy-551 lumayan dibuat bingung dengan tampilan 7 layar home yang kosong. Saya pikir untuk apa layar home sebanyak itu?, sampai akhirnya menyerah untuk mencoba mencari settingan agar cuma 1 layar saja yang tampil di depan. (maklum, tipikal gaptek sotoy dapet mainan baru).
Jatuh Cinta Pada Pengalaman Pertama.

Ya, saya langsung jatuh cinta pada Galaxy-551 dan OS android, sebagai "gadgetter tanggung" yang berharap mendapat 1 buah gadget untuk menampung berbagai macam aplikasi dan memenuhi hasrat sotoy, rasanya android adalah mainan level baru setelah puas bersabar dengan OS symbian, windows mobile, RIM dlsb (*kecuali iOS dan linux mobile, soalnya belum pernah punya iPhone dan handheld berotak linux hehehehe)
Dari mulai aplikasi chating semua ada di android market, gratis tis tis... (kecuali BBM dan Nexian Messengger pastinya gak ada kale), so saya pakai eBuddy untuk soal yang ini. Awalnya instal PingChat juga, tapi kebanyakan aplikasi chat jadi pusing :D *eBuddy android ini pertama saya install bisa di pakai untuk chat faceBook, tapi kemudian saya diskonek, karena aplikasi FaceBook di android sudah ada menu chat dan works great bro :)
Untuk Twiter awalnya saya coba Twitdroyd namun setelah mendapat TweetDeck android, saya lebih familiar menggunakan Tweetdeck. Saat menggunakan BlackBerry saya suka UberTwitter, seandainya ada UberTwitter untuk android pasti menyenangkan, soalnya menu friend dan hashtag picker* sangat berguna (itu loh yang otomatis melengkapi nama teman atau hashtag saat kita ketik @ dan # di UberTwitter)
Location Base Social Media juga cukup lengkap, Gowalla, Foursquare dll ada, kecuali Koprol sepertinya belum ada. Kemudian ada juga loh aplikasi Footfeed dan android checkin yang bisa merangkum foursquare, gowalla dll dengan sekali check-in. jadi tidak perlu mengganti aplikasi dan check in, cukup sekali check in maka otomatis check in di beberapa aplikasi social media.
Browsernya juga sudah multy tab, kalau di Blackberry hanya OS 6 saja yg browsernya bisa multy tab.

Aplikasi Mail baik Gmail dan Yahoo mendukung multi account, jadi untuk yang punya akun ganda atau triplek tenang saja, tidak perlu gonta-ganti akun untuk ngecek email di android.:D ada juga aplikasi email umum, tapi saya gak pakai, saya memilih menginstall yahoo mail.
Kelemahannya tinggal di sumber daya alias batre, dengan tingkat pemakaian yang seperti memperkosa segala kemampuan android setiap menit, kayaknya perlu dukungan batere yang cukuplah, soalnya hampir tiap 4 jam saya perlu mengisi ulang batere, padahal sedang asik-asiknya berbulan madu, mencumbu setiap aplikasi dan berharap akan menemukan hal-hal yang bisa memperkuat cinta saya kepada android. hahahaha
Aplikasi News RSS/Feed readernya cukup lancar, ada beberapa aplikasi berita atau media lokal juga, kalo ngomongin aplikasi android akan panjang dan bersambung deh postingannya :D
begitu saja dulu laporan pandangan mata.
_______________________________
catatan:
asli begitu saja dulu, ini yg terakhir hehehe
salam
Semua berawal dari kisah kesuksesan BlackBerry Onyx 2 yang baru berumur 2 minggu menyelam di pantai Pulau Samalona Makassar saat jalan-jalan bareng Blogger Makassar. Akhirnya untuk sementara kembali ke HP Symbian dengan senjata andalan browser seribu umat Operamini, saya kembali menyapa teman-teman di dunia maya.
Kebetulan, di Tempat Makan Nomaden, tempat saya sering nongkrong numpang browsing internet via wifi gratis sekitaran jalan Abdullah Daeng Sirua itu tempat nongkrongnya para Droiders Makassar. Setelah berkonsultasi privat dengan intens kepada Bro Wawan (walaupun sempat beberapakali di curigai sedang berbuat mesum oleh Bro Elu) akhirnya saya putuskan untuk hunting Nexian Journey, sebuah handheld bernyawa android dengan harga yang tidak perlu jual rumah. :D
Esoknya saat matahari mulai terbit.. di tanggal sakral 11-01-2011 halaaah.
Besoknya saya sudah mulai hunting Nexian jouner di WTC Tunjungan Plaza Surabaya, sayang sekali barangnya sedang kosong, soalnya memang handheld most wanted, tidak akan betah lama nongkrong di lemari pajangan toko.Setelah muter-muter dari boot Sony Errcsson (liat2 X-peria dlsb) dan Samsung Mobile akhirnya pilihan jatuh kepada Samsung Mobile yang di gawangi oleh Markus eh salah deh :D
Mbak Penjaga gawang eh, Conter samsung di Samsung Mobile
Lt. 1 WTC Tunjungan Plaza Surabaya
Setelah coba ini itu akhirnya saya pilih Galaxy 551, kemudian di test semua fiturnya, minta diajarkan bagaimana memakai kameranya, si mbaknya jadi korban pertama dari jepretan iseng, tanpa ijin di foto, tanpa ijin pula di pajang di sini (bisa di hajar pacarnya nih kalo ketahuan hehehe), lebih lanjut minta di ajarkan dari cara pasang kartu sampai bagaimana cara ngelap untuk membersihkan galaxy 551 huahahaha, sampai lampu dimatikan (*sudah saatnya toko tutup) hehehe, untung si Ardi yang nemenin saya belanja orangnya sabar.
Selanjutnya saya naik ke lantai 2, alhamdulillah, sukses dan puas akan pelayanan Mbak Rully di Grapari Telkomsel WTC untuk mengaktifasi layanan telkom flash yang 100rb/bulan, sekaligus minta menonaktifkan NSP 1212 yang mengeselkan itu :D
So, sukseslah saya membawa pulang Samsung Galaxy-551.
Galaxy-551 ini ber OS Froyo, alias android 2.2. kalau mau tahu lebih lanjut tentang spesifikasinya KLIK DI SINI saja yah.
Pengalaman pertama saya memakai Galaxy-551 lumayan dibuat bingung dengan tampilan 7 layar home yang kosong. Saya pikir untuk apa layar home sebanyak itu?, sampai akhirnya menyerah untuk mencoba mencari settingan agar cuma 1 layar saja yang tampil di depan. (maklum, tipikal gaptek sotoy dapet mainan baru).
Jatuh Cinta Pada Pengalaman Pertama.
gambar dari http://www.beritateknologi.com
Ya, saya langsung jatuh cinta pada Galaxy-551 dan OS android, sebagai "gadgetter tanggung" yang berharap mendapat 1 buah gadget untuk menampung berbagai macam aplikasi dan memenuhi hasrat sotoy, rasanya android adalah mainan level baru setelah puas bersabar dengan OS symbian, windows mobile, RIM dlsb (*kecuali iOS dan linux mobile, soalnya belum pernah punya iPhone dan handheld berotak linux hehehehe)
Dari mulai aplikasi chating semua ada di android market, gratis tis tis... (kecuali BBM dan Nexian Messengger pastinya gak ada kale), so saya pakai eBuddy untuk soal yang ini. Awalnya instal PingChat juga, tapi kebanyakan aplikasi chat jadi pusing :D *eBuddy android ini pertama saya install bisa di pakai untuk chat faceBook, tapi kemudian saya diskonek, karena aplikasi FaceBook di android sudah ada menu chat dan works great bro :)
Untuk Twiter awalnya saya coba Twitdroyd namun setelah mendapat TweetDeck android, saya lebih familiar menggunakan Tweetdeck. Saat menggunakan BlackBerry saya suka UberTwitter, seandainya ada UberTwitter untuk android pasti menyenangkan, soalnya menu friend dan hashtag picker* sangat berguna (itu loh yang otomatis melengkapi nama teman atau hashtag saat kita ketik @ dan # di UberTwitter)
Location Base Social Media juga cukup lengkap, Gowalla, Foursquare dll ada, kecuali Koprol sepertinya belum ada. Kemudian ada juga loh aplikasi Footfeed dan android checkin yang bisa merangkum foursquare, gowalla dll dengan sekali check-in. jadi tidak perlu mengganti aplikasi dan check in, cukup sekali check in maka otomatis check in di beberapa aplikasi social media.
Browsernya juga sudah multy tab, kalau di Blackberry hanya OS 6 saja yg browsernya bisa multy tab.
gambar dari http://www.beritateknologi.com
Aplikasi Mail baik Gmail dan Yahoo mendukung multi account, jadi untuk yang punya akun ganda atau triplek tenang saja, tidak perlu gonta-ganti akun untuk ngecek email di android.:D ada juga aplikasi email umum, tapi saya gak pakai, saya memilih menginstall yahoo mail.
Kelemahannya tinggal di sumber daya alias batre, dengan tingkat pemakaian yang seperti memperkosa segala kemampuan android setiap menit, kayaknya perlu dukungan batere yang cukuplah, soalnya hampir tiap 4 jam saya perlu mengisi ulang batere, padahal sedang asik-asiknya berbulan madu, mencumbu setiap aplikasi dan berharap akan menemukan hal-hal yang bisa memperkuat cinta saya kepada android. hahahaha
Aplikasi News RSS/Feed readernya cukup lancar, ada beberapa aplikasi berita atau media lokal juga, kalo ngomongin aplikasi android akan panjang dan bersambung deh postingannya :D
begitu saja dulu laporan pandangan mata.
_______________________________
catatan:
- saya masih belum menemukan cara yg mudah untuk copy paste teks kecuali copy all
- saya belum menemukan aplikasi screenshoot
- samsung apps dan Kies juga belom paham, padahal ada menu untuk menjadikan handheld sebagai modem untuk koneksi internet
- aplikasi super task kill dan super manager sepertinya patut dipertimbangkan untuk lebih menghemat batere
- untuk aplikasi office saya merekomendasikan OliveOffice Editor yang juga sudah mampu membaca pdf dan mengedit berbagai macam dokumen file office
- aplikasi kalkulator bawaannya bisa sampai 15 digit lho *iklan banget dah :D
asli begitu saja dulu, ini yg terakhir hehehe
salam
Berkenalan dengan android
Berkenalan dengan android
Semua berawal dari kisah kesuksesan BlackBerry Onyx 2 yang baru berumur 2 minggu menyelam di pantai Pulau Samalona Makassar saat jalan-jalan bareng Blogger Makassar. Akhirnya untuk sementara kembali ke HP Symbian dengan senjata andalan browser seribu umat Operamini, saya kembali menyapa teman-teman di dunia maya.
Kebetulan, di Tempat Makan Nomaden, tempat saya sering nongkrong numpang browsing internet via wifi gratis sekitaran jalan Abdullah Daeng Sirua itu tempat nongkrongnya para Droiders Makassar. Setelah berkonsultasi privat dengan intens kepada Bro Wawan (walaupun sempat beberapakali di curigai sedang berbuat mesum oleh Bro Elu) akhirnya saya putuskan untuk hunting Nexian Journey, sebuah handheld bernyawa android dengan harga yang tidak perlu jual rumah. :D
Esoknya saat matahari mulai terbit.. di tanggal sakral 11-01-2011 halaaah.
Besoknya saya sudah mulai hunting Nexian jouner di WTC Tunjungan Plaza Surabaya, sayang sekali barangnya sedang kosong, soalnya memang handheld most wanted, tidak akan betah lama nongkrong di lemari pajangan toko.Setelah muter-muter dari boot Sony Errcsson (liat2 X-peria dlsb) dan Samsung Mobile akhirnya pilihan jatuh kepada Samsung Mobile yang di gawangi oleh Markus eh salah deh :D
Setelah coba ini itu akhirnya saya pilih Galaxy 551, kemudian di test semua fiturnya, minta diajarkan bagaimana memakai kameranya, si mbaknya jadi korban pertama dari jepretan iseng, tanpa ijin di foto, tanpa ijin pula di pajang di sini (bisa di hajar pacarnya nih kalo ketahuan hehehe), lebih lanjut minta di ajarkan dari cara pasang kartu sampai bagaimana cara ngelap untuk membersihkan galaxy 551 huahahaha, sampai lampu dimatikan (*sudah saatnya toko tutup) hehehe, untung si Ardi yang nemenin saya belanja orangnya sabar.
Selanjutnya saya naik ke lantai 2, alhamdulillah, sukses dan puas akan pelayanan Mbak Rully di Grapari Telkomsel WTC untuk mengaktifasi layanan telkom flash yang 100rb/bulan, sekaligus minta menonaktifkan NSP 1212 yang mengeselkan itu :D
So, sukseslah saya membawa pulang Samsung Galaxy-551.
Galaxy-551 ini ber OS Froyo, alias android 2.2. kalau mau tahu lebih lanjut tentang spesifikasinya KLIK DI SINI saja yah.
Pengalaman pertama saya memakai Galaxy-551 lumayan dibuat bingung dengan tampilan 7 layar home yang kosong. Saya pikir untuk apa layar home sebanyak itu?, sampai akhirnya menyerah untuk mencoba mencari settingan agar cuma 1 layar saja yang tampil di depan. (maklum, tipikal gaptek sotoy dapet mainan baru).
Jatuh Cinta Pada Pengalaman Pertama.

Ya, saya langsung jatuh cinta pada Galaxy-551 dan OS android, sebagai "gadgetter tanggung" yang berharap mendapat 1 buah gadget untuk menampung berbagai macam aplikasi dan memenuhi hasrat sotoy, rasanya android adalah mainan level baru setelah puas bersabar dengan OS symbian, windows mobile, RIM dlsb (*kecuali iOS dan linux mobile, soalnya belum pernah punya iPhone dan handheld berotak linux hehehehe)
Dari mulai aplikasi chating semua ada di android market, gratis tis tis... (kecuali BBM dan Nexian Messengger pastinya gak ada kale), so saya pakai eBuddy untuk soal yang ini. Awalnya instal PingChat juga, tapi kebanyakan aplikasi chat jadi pusing :D *eBuddy android ini pertama saya install bisa di pakai untuk chat faceBook, tapi kemudian saya diskonek, karena aplikasi FaceBook di android sudah ada menu chat dan works great bro :)
Untuk Twiter awalnya saya coba Twitdroyd namun setelah mendapat TweetDeck android, saya lebih familiar menggunakan Tweetdeck. Saat menggunakan BlackBerry saya suka UberTwitter, seandainya ada UberTwitter untuk android pasti menyenangkan, soalnya menu friend dan hashtag picker* sangat berguna (itu loh yang otomatis melengkapi nama teman atau hashtag saat kita ketik @ dan # di UberTwitter)
Location Base Social Media juga cukup lengkap, Gowalla, Foursquare dll ada, kecuali Koprol sepertinya belum ada. Kemudian ada juga loh aplikasi Footfeed dan android checkin yang bisa merangkum foursquare, gowalla dll dengan sekali check-in. jadi tidak perlu mengganti aplikasi dan check in, cukup sekali check in maka otomatis check in di beberapa aplikasi social media.
Browsernya juga sudah multy tab, kalau di Blackberry hanya OS 6 saja yg browsernya bisa multy tab.

Aplikasi Mail baik Gmail dan Yahoo mendukung multi account, jadi untuk yang punya akun ganda atau triplek tenang saja, tidak perlu gonta-ganti akun untuk ngecek email di android.:D ada juga aplikasi email umum, tapi saya gak pakai, saya memilih menginstall yahoo mail.
Kelemahannya tinggal di sumber daya alias batre, dengan tingkat pemakaian yang seperti memperkosa segala kemampuan android setiap menit, kayaknya perlu dukungan batere yang cukuplah, soalnya hampir tiap 4 jam saya perlu mengisi ulang batere, padahal sedang asik-asiknya berbulan madu, mencumbu setiap aplikasi dan berharap akan menemukan hal-hal yang bisa memperkuat cinta saya kepada android. hahahaha
Aplikasi News RSS/Feed readernya cukup lancar, ada beberapa aplikasi berita atau media lokal juga, kalo ngomongin aplikasi android akan panjang dan bersambung deh postingannya :D
begitu saja dulu laporan pandangan mata.
_______________________________
catatan:
asli begitu saja dulu, ini yg terakhir hehehe
salam
Semua berawal dari kisah kesuksesan BlackBerry Onyx 2 yang baru berumur 2 minggu menyelam di pantai Pulau Samalona Makassar saat jalan-jalan bareng Blogger Makassar. Akhirnya untuk sementara kembali ke HP Symbian dengan senjata andalan browser seribu umat Operamini, saya kembali menyapa teman-teman di dunia maya.
Kebetulan, di Tempat Makan Nomaden, tempat saya sering nongkrong numpang browsing internet via wifi gratis sekitaran jalan Abdullah Daeng Sirua itu tempat nongkrongnya para Droiders Makassar. Setelah berkonsultasi privat dengan intens kepada Bro Wawan (walaupun sempat beberapakali di curigai sedang berbuat mesum oleh Bro Elu) akhirnya saya putuskan untuk hunting Nexian Journey, sebuah handheld bernyawa android dengan harga yang tidak perlu jual rumah. :D
Esoknya saat matahari mulai terbit.. di tanggal sakral 11-01-2011 halaaah.
Besoknya saya sudah mulai hunting Nexian jouner di WTC Tunjungan Plaza Surabaya, sayang sekali barangnya sedang kosong, soalnya memang handheld most wanted, tidak akan betah lama nongkrong di lemari pajangan toko.Setelah muter-muter dari boot Sony Errcsson (liat2 X-peria dlsb) dan Samsung Mobile akhirnya pilihan jatuh kepada Samsung Mobile yang di gawangi oleh Markus eh salah deh :D
Mbak Penjaga gawang eh, Conter samsung di Samsung Mobile
Lt. 1 WTC Tunjungan Plaza Surabaya
Setelah coba ini itu akhirnya saya pilih Galaxy 551, kemudian di test semua fiturnya, minta diajarkan bagaimana memakai kameranya, si mbaknya jadi korban pertama dari jepretan iseng, tanpa ijin di foto, tanpa ijin pula di pajang di sini (bisa di hajar pacarnya nih kalo ketahuan hehehe), lebih lanjut minta di ajarkan dari cara pasang kartu sampai bagaimana cara ngelap untuk membersihkan galaxy 551 huahahaha, sampai lampu dimatikan (*sudah saatnya toko tutup) hehehe, untung si Ardi yang nemenin saya belanja orangnya sabar.
Selanjutnya saya naik ke lantai 2, alhamdulillah, sukses dan puas akan pelayanan Mbak Rully di Grapari Telkomsel WTC untuk mengaktifasi layanan telkom flash yang 100rb/bulan, sekaligus minta menonaktifkan NSP 1212 yang mengeselkan itu :D
So, sukseslah saya membawa pulang Samsung Galaxy-551.
Galaxy-551 ini ber OS Froyo, alias android 2.2. kalau mau tahu lebih lanjut tentang spesifikasinya KLIK DI SINI saja yah.
Pengalaman pertama saya memakai Galaxy-551 lumayan dibuat bingung dengan tampilan 7 layar home yang kosong. Saya pikir untuk apa layar home sebanyak itu?, sampai akhirnya menyerah untuk mencoba mencari settingan agar cuma 1 layar saja yang tampil di depan. (maklum, tipikal gaptek sotoy dapet mainan baru).
Jatuh Cinta Pada Pengalaman Pertama.
gambar dari http://www.beritateknologi.com
Ya, saya langsung jatuh cinta pada Galaxy-551 dan OS android, sebagai "gadgetter tanggung" yang berharap mendapat 1 buah gadget untuk menampung berbagai macam aplikasi dan memenuhi hasrat sotoy, rasanya android adalah mainan level baru setelah puas bersabar dengan OS symbian, windows mobile, RIM dlsb (*kecuali iOS dan linux mobile, soalnya belum pernah punya iPhone dan handheld berotak linux hehehehe)
Dari mulai aplikasi chating semua ada di android market, gratis tis tis... (kecuali BBM dan Nexian Messengger pastinya gak ada kale), so saya pakai eBuddy untuk soal yang ini. Awalnya instal PingChat juga, tapi kebanyakan aplikasi chat jadi pusing :D *eBuddy android ini pertama saya install bisa di pakai untuk chat faceBook, tapi kemudian saya diskonek, karena aplikasi FaceBook di android sudah ada menu chat dan works great bro :)
Untuk Twiter awalnya saya coba Twitdroyd namun setelah mendapat TweetDeck android, saya lebih familiar menggunakan Tweetdeck. Saat menggunakan BlackBerry saya suka UberTwitter, seandainya ada UberTwitter untuk android pasti menyenangkan, soalnya menu friend dan hashtag picker* sangat berguna (itu loh yang otomatis melengkapi nama teman atau hashtag saat kita ketik @ dan # di UberTwitter)
Location Base Social Media juga cukup lengkap, Gowalla, Foursquare dll ada, kecuali Koprol sepertinya belum ada. Kemudian ada juga loh aplikasi Footfeed dan android checkin yang bisa merangkum foursquare, gowalla dll dengan sekali check-in. jadi tidak perlu mengganti aplikasi dan check in, cukup sekali check in maka otomatis check in di beberapa aplikasi social media.
Browsernya juga sudah multy tab, kalau di Blackberry hanya OS 6 saja yg browsernya bisa multy tab.
gambar dari http://www.beritateknologi.com
Aplikasi Mail baik Gmail dan Yahoo mendukung multi account, jadi untuk yang punya akun ganda atau triplek tenang saja, tidak perlu gonta-ganti akun untuk ngecek email di android.:D ada juga aplikasi email umum, tapi saya gak pakai, saya memilih menginstall yahoo mail.
Kelemahannya tinggal di sumber daya alias batre, dengan tingkat pemakaian yang seperti memperkosa segala kemampuan android setiap menit, kayaknya perlu dukungan batere yang cukuplah, soalnya hampir tiap 4 jam saya perlu mengisi ulang batere, padahal sedang asik-asiknya berbulan madu, mencumbu setiap aplikasi dan berharap akan menemukan hal-hal yang bisa memperkuat cinta saya kepada android. hahahaha
Aplikasi News RSS/Feed readernya cukup lancar, ada beberapa aplikasi berita atau media lokal juga, kalo ngomongin aplikasi android akan panjang dan bersambung deh postingannya :D
begitu saja dulu laporan pandangan mata.
_______________________________
catatan:
- saya masih belum menemukan cara yg mudah untuk copy paste teks kecuali copy all
- saya belum menemukan aplikasi screenshoot
- samsung apps dan Kies juga belom paham, padahal ada menu untuk menjadikan handheld sebagai modem untuk koneksi internet
- aplikasi super task kill dan super manager sepertinya patut dipertimbangkan untuk lebih menghemat batere
- untuk aplikasi office saya merekomendasikan OliveOffice Editor yang juga sudah mampu membaca pdf dan mengedit berbagai macam dokumen file office
- aplikasi kalkulator bawaannya bisa sampai 15 digit lho *iklan banget dah :D
asli begitu saja dulu, ini yg terakhir hehehe
salam
Friday, December 17, 2010
selamatkan Benteng Somba Opu
Kalau sudah pernah ke Makassar, biasanya tahu Benteng Somba Opu. Disana ada rumah-rumah adat yang kerap dijadikan ladang hunting fotografer dan kadang ada juga pasangan yang menjadikan lokasi itu sebagai tempat foto-foto prewed. Yah di dalam komplek benteng Somba Opu ada beberapa rumah adat sulawesi Selatan, ada rumah adat Bugis-Makassar, Toraja, Mandar dst
Akhir 2010 tersiar kabar bahwa di lokasi Benteng Somba Opu akan dibangun sebuah Theme Park yang akan berisi, water boom, taman gajah dan taman burung, plus treetop dan wahana rekreasi lainnya.
Proyek yang menamakan bernama Gowa Discovery Park pun berjalan, namun ternyata ditengah jalan proyek ini mengganggu lokasi Benteng Somba Opu yang kini tinggal tersisa tembok-tembok dan artefak sisa-sisa kokohnya benteng tersebut. Bukan hanya itu saja, dari penelitian arkeolog yang memiliki perhatian pada Benteng Somba Opu, terjadi perusakan-perusakan, baik itu perusakan struktur benteng ataupun perusakan artefak yang masih terkubur dan memerlukan penelitian lebih dalam.
Perusakan terjadi saat pekerja Gowa Discovery Park melakukan penggalian, penutupan lahan dengan menggunakan traktor, disinyalir proses tersebut telah menghancurkan artifak-artifak ataupun benda-benda purbakala lainnya.
dugaan ini semakin menguat kala dilokasi penggalian pondasi ditemukan semacam gerabah/kendi yang diperkirakan merupakan gerabah yang berasal dari abad ke 15. Kecurigaan akan kerusakan yang telah ditimbulkan akibat proyek itupun semakin menguat.
Mengetahui telah terjadi kerusakan dan pengrusakan baik secara langsung atau tidak, saya terpanggil untuk ikut dalam gerakan #SaveSombaOpu.
Gerakan #SaveSombaOpu sudah memiliki web: http://savebentengsombaopu.com yang berisi kumpulan artikel dan berita terkait pembangunan Somba Opu dan reaksi yang terjadi.
Gerakan On-liners baik melalui sosial media facebook dan twitter aspirasi penolakan dan pengawalan pembangunan marak disuarakan. Saya sendiri lebih mengutamakan twitter.
Terkait aksi dilapangan saya sepenuhnya tidak memihak kemanapun, saya hanya memihak pada apa yang sekiranya lebih baik bagi kelestarian Benteng somba Opu sebagai Situs Cagar Budaya warisan peradaban nusantara yang patut dijaga.
Dari kasus di atas saya melihat 2 opsi untuk Benteng Somba Opu, yaitu mensterilkan areal situs Benteng Somba Opu dari segala macam proyek yang merusaknya dan yang kedua adalah pengembangan Situs Benteng Somba Opu yang dapat melestarikan dan memajukan upaya pendidikan sejarah dan kebudayaan.
Untuk berpartisipasi dalam gerakan peduli cagar budaya silahkan isi petisi on - line yang telah di sediakan di http://savebentengsombaopu.com dan silahkan melakukan apa saja yang kiranya berguna dan bermanfaat untuk menyelamatkan Benteng Somba Opu ataupun ide-ide dan saran untuk kemajuan pengelolaan Benteng somba Opu.
Untuk Pengguna Facebook, terdapat beberapa grup yang yang peduli dengan keadaan benteng Somba Opu.
Grup tersebut adalah:
1. http://www.facebook.com/home.php?sk=group_170941802940469
2. http://www.facebook.com/pages/Peduli-Benteng-Somba-Opu/133480160042037
3. http://www.facebook.com/pages/Save-Benteng-Somba-Opu/165838006767485
4. http://www.facebook.com/pages/Benteng-Somba-Opu/149198555128595
untuk pengguna twitter silahkan follow @savesombaopu dan twit aspirasi teman-teman dengan mention ke @savesombaopu atau dengan menggunakan hashtag/Tagar #SaveSombaOpu.
Mulai saat ini, mari sumbangkan apa yang kita bisa untuk menyelamatkan benteng somba Opu, karena mungkin esok akan terlambat.
salam.
gambar dari: http://my.opera.com/Qflee
gambar dari: http://andiridwan.wordpress.com/
Akhir 2010 tersiar kabar bahwa di lokasi Benteng Somba Opu akan dibangun sebuah Theme Park yang akan berisi, water boom, taman gajah dan taman burung, plus treetop dan wahana rekreasi lainnya.
gambar dari: http://angingmammiri.org
Proyek yang menamakan bernama Gowa Discovery Park pun berjalan, namun ternyata ditengah jalan proyek ini mengganggu lokasi Benteng Somba Opu yang kini tinggal tersisa tembok-tembok dan artefak sisa-sisa kokohnya benteng tersebut. Bukan hanya itu saja, dari penelitian arkeolog yang memiliki perhatian pada Benteng Somba Opu, terjadi perusakan-perusakan, baik itu perusakan struktur benteng ataupun perusakan artefak yang masih terkubur dan memerlukan penelitian lebih dalam.
foto dari: http://kask.us/6194561
Perusakan terjadi saat pekerja Gowa Discovery Park melakukan penggalian, penutupan lahan dengan menggunakan traktor, disinyalir proses tersebut telah menghancurkan artifak-artifak ataupun benda-benda purbakala lainnya.
dugaan ini semakin menguat kala dilokasi penggalian pondasi ditemukan semacam gerabah/kendi yang diperkirakan merupakan gerabah yang berasal dari abad ke 15. Kecurigaan akan kerusakan yang telah ditimbulkan akibat proyek itupun semakin menguat.
foto dari: http://passompeugi.blogspot.com
Mengetahui telah terjadi kerusakan dan pengrusakan baik secara langsung atau tidak, saya terpanggil untuk ikut dalam gerakan #SaveSombaOpu.
Gerakan #SaveSombaOpu sudah memiliki web: http://savebentengsombaopu.com yang berisi kumpulan artikel dan berita terkait pembangunan Somba Opu dan reaksi yang terjadi.
Gerakan On-liners baik melalui sosial media facebook dan twitter aspirasi penolakan dan pengawalan pembangunan marak disuarakan. Saya sendiri lebih mengutamakan twitter.
Terkait aksi dilapangan saya sepenuhnya tidak memihak kemanapun, saya hanya memihak pada apa yang sekiranya lebih baik bagi kelestarian Benteng somba Opu sebagai Situs Cagar Budaya warisan peradaban nusantara yang patut dijaga.
Dari kasus di atas saya melihat 2 opsi untuk Benteng Somba Opu, yaitu mensterilkan areal situs Benteng Somba Opu dari segala macam proyek yang merusaknya dan yang kedua adalah pengembangan Situs Benteng Somba Opu yang dapat melestarikan dan memajukan upaya pendidikan sejarah dan kebudayaan.
Untuk berpartisipasi dalam gerakan peduli cagar budaya silahkan isi petisi on - line yang telah di sediakan di http://savebentengsombaopu.com dan silahkan melakukan apa saja yang kiranya berguna dan bermanfaat untuk menyelamatkan Benteng Somba Opu ataupun ide-ide dan saran untuk kemajuan pengelolaan Benteng somba Opu.
Untuk Pengguna Facebook, terdapat beberapa grup yang yang peduli dengan keadaan benteng Somba Opu.
Grup tersebut adalah:
1. http://www.facebook.com/home.php?sk=group_170941802940469
2. http://www.facebook.com/pages/Peduli-Benteng-Somba-Opu/133480160042037
3. http://www.facebook.com/pages/Save-Benteng-Somba-Opu/165838006767485
4. http://www.facebook.com/pages/Benteng-Somba-Opu/149198555128595
untuk pengguna twitter silahkan follow @savesombaopu dan twit aspirasi teman-teman dengan mention ke @savesombaopu atau dengan menggunakan hashtag/Tagar #SaveSombaOpu.
Mulai saat ini, mari sumbangkan apa yang kita bisa untuk menyelamatkan benteng somba Opu, karena mungkin esok akan terlambat.
salam.
selamatkan Benteng Somba Opu
Kalau sudah pernah ke Makassar, biasanya tahu Benteng Somba Opu. Disana ada rumah-rumah adat yang kerap dijadikan ladang hunting fotografer dan kadang ada juga pasangan yang menjadikan lokasi itu sebagai tempat foto-foto prewed. Yah di dalam komplek benteng Somba Opu ada beberapa rumah adat sulawesi Selatan, ada rumah adat Bugis-Makassar, Toraja, Mandar dst
Akhir 2010 tersiar kabar bahwa di lokasi Benteng Somba Opu akan dibangun sebuah Theme Park yang akan berisi, water boom, taman gajah dan taman burung, plus treetop dan wahana rekreasi lainnya.
Proyek yang menamakan bernama Gowa Discovery Park pun berjalan, namun ternyata ditengah jalan proyek ini mengganggu lokasi Benteng Somba Opu yang kini tinggal tersisa tembok-tembok dan artefak sisa-sisa kokohnya benteng tersebut. Bukan hanya itu saja, dari penelitian arkeolog yang memiliki perhatian pada Benteng Somba Opu, terjadi perusakan-perusakan, baik itu perusakan struktur benteng ataupun perusakan artefak yang masih terkubur dan memerlukan penelitian lebih dalam.
Perusakan terjadi saat pekerja Gowa Discovery Park melakukan penggalian, penutupan lahan dengan menggunakan traktor, disinyalir proses tersebut telah menghancurkan artifak-artifak ataupun benda-benda purbakala lainnya.
dugaan ini semakin menguat kala dilokasi penggalian pondasi ditemukan semacam gerabah/kendi yang diperkirakan merupakan gerabah yang berasal dari abad ke 15. Kecurigaan akan kerusakan yang telah ditimbulkan akibat proyek itupun semakin menguat.
Mengetahui telah terjadi kerusakan dan pengrusakan baik secara langsung atau tidak, saya terpanggil untuk ikut dalam gerakan #SaveSombaOpu.
Gerakan #SaveSombaOpu sudah memiliki web: http://savebentengsombaopu.com yang berisi kumpulan artikel dan berita terkait pembangunan Somba Opu dan reaksi yang terjadi.
Gerakan On-liners baik melalui sosial media facebook dan twitter aspirasi penolakan dan pengawalan pembangunan marak disuarakan. Saya sendiri lebih mengutamakan twitter.
Terkait aksi dilapangan saya sepenuhnya tidak memihak kemanapun, saya hanya memihak pada apa yang sekiranya lebih baik bagi kelestarian Benteng somba Opu sebagai Situs Cagar Budaya warisan peradaban nusantara yang patut dijaga.
Dari kasus di atas saya melihat 2 opsi untuk Benteng Somba Opu, yaitu mensterilkan areal situs Benteng Somba Opu dari segala macam proyek yang merusaknya dan yang kedua adalah pengembangan Situs Benteng Somba Opu yang dapat melestarikan dan memajukan upaya pendidikan sejarah dan kebudayaan.
Untuk berpartisipasi dalam gerakan peduli cagar budaya silahkan isi petisi on - line yang telah di sediakan di http://savebentengsombaopu.com dan silahkan melakukan apa saja yang kiranya berguna dan bermanfaat untuk menyelamatkan Benteng Somba Opu ataupun ide-ide dan saran untuk kemajuan pengelolaan Benteng somba Opu.
Untuk Pengguna Facebook, terdapat beberapa grup yang yang peduli dengan keadaan benteng Somba Opu.
Grup tersebut adalah:
1. http://www.facebook.com/home.php?sk=group_170941802940469
2. http://www.facebook.com/pages/Peduli-Benteng-Somba-Opu/133480160042037
3. http://www.facebook.com/pages/Save-Benteng-Somba-Opu/165838006767485
4. http://www.facebook.com/pages/Benteng-Somba-Opu/149198555128595
untuk pengguna twitter silahkan follow @savesombaopu dan twit aspirasi teman-teman dengan mention ke @savesombaopu atau dengan menggunakan hashtag/Tagar #SaveSombaOpu.
Mulai saat ini, mari sumbangkan apa yang kita bisa untuk menyelamatkan benteng somba Opu, karena mungkin esok akan terlambat.
salam.
gambar dari: http://my.opera.com/Qflee
gambar dari: http://andiridwan.wordpress.com/
Akhir 2010 tersiar kabar bahwa di lokasi Benteng Somba Opu akan dibangun sebuah Theme Park yang akan berisi, water boom, taman gajah dan taman burung, plus treetop dan wahana rekreasi lainnya.
gambar dari: http://angingmammiri.org
Proyek yang menamakan bernama Gowa Discovery Park pun berjalan, namun ternyata ditengah jalan proyek ini mengganggu lokasi Benteng Somba Opu yang kini tinggal tersisa tembok-tembok dan artefak sisa-sisa kokohnya benteng tersebut. Bukan hanya itu saja, dari penelitian arkeolog yang memiliki perhatian pada Benteng Somba Opu, terjadi perusakan-perusakan, baik itu perusakan struktur benteng ataupun perusakan artefak yang masih terkubur dan memerlukan penelitian lebih dalam.
foto dari: http://kask.us/6194561
Perusakan terjadi saat pekerja Gowa Discovery Park melakukan penggalian, penutupan lahan dengan menggunakan traktor, disinyalir proses tersebut telah menghancurkan artifak-artifak ataupun benda-benda purbakala lainnya.
dugaan ini semakin menguat kala dilokasi penggalian pondasi ditemukan semacam gerabah/kendi yang diperkirakan merupakan gerabah yang berasal dari abad ke 15. Kecurigaan akan kerusakan yang telah ditimbulkan akibat proyek itupun semakin menguat.
foto dari: http://passompeugi.blogspot.com
Mengetahui telah terjadi kerusakan dan pengrusakan baik secara langsung atau tidak, saya terpanggil untuk ikut dalam gerakan #SaveSombaOpu.
Gerakan #SaveSombaOpu sudah memiliki web: http://savebentengsombaopu.com yang berisi kumpulan artikel dan berita terkait pembangunan Somba Opu dan reaksi yang terjadi.
Gerakan On-liners baik melalui sosial media facebook dan twitter aspirasi penolakan dan pengawalan pembangunan marak disuarakan. Saya sendiri lebih mengutamakan twitter.
Terkait aksi dilapangan saya sepenuhnya tidak memihak kemanapun, saya hanya memihak pada apa yang sekiranya lebih baik bagi kelestarian Benteng somba Opu sebagai Situs Cagar Budaya warisan peradaban nusantara yang patut dijaga.
Dari kasus di atas saya melihat 2 opsi untuk Benteng Somba Opu, yaitu mensterilkan areal situs Benteng Somba Opu dari segala macam proyek yang merusaknya dan yang kedua adalah pengembangan Situs Benteng Somba Opu yang dapat melestarikan dan memajukan upaya pendidikan sejarah dan kebudayaan.
Untuk berpartisipasi dalam gerakan peduli cagar budaya silahkan isi petisi on - line yang telah di sediakan di http://savebentengsombaopu.com dan silahkan melakukan apa saja yang kiranya berguna dan bermanfaat untuk menyelamatkan Benteng Somba Opu ataupun ide-ide dan saran untuk kemajuan pengelolaan Benteng somba Opu.
Untuk Pengguna Facebook, terdapat beberapa grup yang yang peduli dengan keadaan benteng Somba Opu.
Grup tersebut adalah:
1. http://www.facebook.com/home.php?sk=group_170941802940469
2. http://www.facebook.com/pages/Peduli-Benteng-Somba-Opu/133480160042037
3. http://www.facebook.com/pages/Save-Benteng-Somba-Opu/165838006767485
4. http://www.facebook.com/pages/Benteng-Somba-Opu/149198555128595
untuk pengguna twitter silahkan follow @savesombaopu dan twit aspirasi teman-teman dengan mention ke @savesombaopu atau dengan menggunakan hashtag/Tagar #SaveSombaOpu.
Mulai saat ini, mari sumbangkan apa yang kita bisa untuk menyelamatkan benteng somba Opu, karena mungkin esok akan terlambat.
salam.
Wednesday, December 1, 2010
what is problem?
Neo, pemeran utama trilogi film The Matrix hanya cukup mengucapkan kata "Up-grade" setiap kali menghadapi persoalan baru atau masalah dalam dunia matrix, maka operator akan segera mengup-grade atau menginstal sebuah keahlian baru kepadanya. Einstein berkata "kita tidak dapat menyelesaikan masalah dgn tingkat berfikir yg sama saat kita menemukan masalah tersebut". Yang yang ingin ia sampaikan adalah diperlukan tingkatan baru dalam berfikir setiap kali kita menghadapi sebuah masalah.
Semua orang memiliki masalah, yang membedakan milyaran orang di atas bumi ini adalah cara mereka memandang dan menyelesaikan masalah itu. tersedia ribuan cara baik yang konvensional maupun yang shopisticated dalam menghadapi masalah, persamaan kedua cara itu adalah memahami masalah dalam sebuah tingkat baru dalam berfikir. dan mungkin saja tingkatan baru dalam berfikir ini tidak kita kenali sebelumnya.
Tahap awal adalah mengenali masalah itu, mudah? tidak juga, ada sebagian orang yang justru hidup dan tumbuh dalam sebuah lingkaran permasalahan, sebagian lagi ada juga yang hanya merasakan adanya masalah tanpa dapat melihat dan mengenali masalah itu. Contoh nyatanya adalah saya sendiri :D
Saat seseorang merasakan hidupnya sudah tidak lagi menggairahkan, pekerjaan sudah membosankan, sudah mulai enggan bangun pagi dan berangkat kerja lebih awal, saat seseorang tidak merasakan kerasan tinggal di rumah, tidak menemukan kedamaian dalam rumah, sudah enggan belajar dan bersekolah atau kuliah, malas pergi ke kampus dengan berbagai alasan yang dapat ia sebutkan atau ia karang maka mudah bagi kita mengatakan orang itu dalam masalah, namun apa masalah yang sebenarnya mereka hadapi, bukanlah perkara yang mudah untuk diungkap bahkan oleh mereka yang mengalaminya. (*sedikit curcol)
Intinya, masalah ada di dalam sini, dalam diri kita, dan bukan di luar sana. saya katakan cara kita memandang sebuah masalah, itulah masalah yang pertama-tama harus kita perbaiki.
Cara kita melihat masalah merupakan masalah itu sendiri.
Kita cenderung berfikir bahwa kita melihat segala sesuatu sebagaimana adanya, bahwa kita sudah obyektif. Namun kenyataannya tidak demikian.
Kita melihat dunia, bukan sebagaimana dunia adanya, melainkan sebagaimana kita adanya, atau sebagaimana kita terkondisikan untuk melihatnya, Ketika kita menjabarkan apa yang kita lihat, kita sebenarnya menjabarkan diri kita, persepsi kita, paradigma kita sendiri. Ketika orang lain tidak setuju dan berbeda dengan kita, kita cenderung berfikir pasti ada sesuatu yang salah dengan mereka.
Kita kadang mendefinisikan fakta yang kita hadapi sesuai dengan apa yang telah kita alami sebelumnya, kita telah terkondisikan untuk melihat seperti itu oleh pengalaman kita sebelumnya, pengalaman kita itu adalah sumber paradigma, peta dasar kita dan presumsi awal yang menuntun kita dalam memahami fakta itu.
Mari bayangkan sejenak kita sedang dalam kereta api di minggu siang yang tentunya lenggang dan sepi karena bukan hari kerja. Orang-orang duduk dengan tenang, sebagian membaca surat kabar, ada yang melamun, sebagian lagi bersandar dengan mata terpejam. Suasana tenang dan damai. Lalu tiba-tiba, seorang pria dan anak-anaknya masuk ke dalam gerbong. Anak-anak tersebut begitu berisik dan ribut tidak terkendali sehingga segera saja suasana menjadi berubah.
Pria tersebut duduk di sebelah saya dengan memejamkan matanya, agaknya tidak peduli akan situasi saat itu. Anak-anaknya berteriak, melemparkan barang, bahkan merebut koran yang sedang dibaca orang. Sangat mengganggu. Namun pria tersebut tetap tidak berbuat apapun, membuka matanyapun tidak.
Sulit untuk tidak merasa jengkel. Saya tidak dapat mengerti ia dapat begitu tenang membiarkan anak2nya berlarian liar seperti itu dan tidak berbuat apapun untuk mencegah mereka, sama sekali tidak bertanggung jawab. Semua penumpang tampak gelisah dan merasa terganggu sambil memandang saya seakan meminta untuk menegur pria di sebelah saya tersebut.
Akhirnya dengan segala kesopanan yang saya bisa himpun ditengah rasa jengkel saya pun berkata "maaf pak, anak-anak bapak benar-benar mengganggu banyak orang, mungkin bapak bisa mengendalikan mereka sedikit?".
Orang itu mengangkat dagunya seolah baru tersadar akan situasi disekitarnya lalu berkata dengan sedih "Oh maaf, anda benar, saya harus berbuat sesuatu. Kami baru saja dari rumah sakit dimana ibu mereka meninggal dunia tadi malam, saya tidak tahu harus berpikir apa dan saya kira mereka juga tidak tahu harus bagaimana menghadapinya".
Dapat anda bayangkan bagaimana perasaan saya saat itu? Paradigma saya berubah seketika, tiba2 saya melihat segalanya secara berbeda, dan karena saya melihat dengan cara berbeda, saya berfikir dengan cara berbeda, saya merasa dengan cara berbeda dan saya berperilaku dengan cara yang berbeda pula. Kejengkelan saya seketika hilang, saya pun tanpa diminta tergerak untuk mengendalikan anak-anak tersebut begitu pula penumpang yang lain. Sebuah masalah telah terselesaikan dgn solusi yg tidak pernah terpikirkan, inilah sebuah tingkat baru dalam berpikir. win-win solusion yang sesungguhnya.
Itulah kekuatan dari merubah cara pandang, merubah paradigma kita akan menghasilkan respon yang berbeda, karena kita berfikir secara berbeda maka kita akan bertindak secara berbeda. inilah kunci dalam menghadapi segala masalah, memperbaiki cara kita memandang masalah akan menghasilkan banyak perbedaan dalam menyelesaikan masalah dan tidak mustahil anda melihat masalah menjadi sebuah peluang. Yup setiap masalah adalah peluang.
(materi ini diserap dari buku 7 habbits oleh Steven R Covey)
(QS:94.5-6) Surely with difficulty is ease, With difficulty is surely ease.
Semua orang memiliki masalah, yang membedakan milyaran orang di atas bumi ini adalah cara mereka memandang dan menyelesaikan masalah itu. tersedia ribuan cara baik yang konvensional maupun yang shopisticated dalam menghadapi masalah, persamaan kedua cara itu adalah memahami masalah dalam sebuah tingkat baru dalam berfikir. dan mungkin saja tingkatan baru dalam berfikir ini tidak kita kenali sebelumnya.
Tahap awal adalah mengenali masalah itu, mudah? tidak juga, ada sebagian orang yang justru hidup dan tumbuh dalam sebuah lingkaran permasalahan, sebagian lagi ada juga yang hanya merasakan adanya masalah tanpa dapat melihat dan mengenali masalah itu. Contoh nyatanya adalah saya sendiri :D
Saat seseorang merasakan hidupnya sudah tidak lagi menggairahkan, pekerjaan sudah membosankan, sudah mulai enggan bangun pagi dan berangkat kerja lebih awal, saat seseorang tidak merasakan kerasan tinggal di rumah, tidak menemukan kedamaian dalam rumah, sudah enggan belajar dan bersekolah atau kuliah, malas pergi ke kampus dengan berbagai alasan yang dapat ia sebutkan atau ia karang maka mudah bagi kita mengatakan orang itu dalam masalah, namun apa masalah yang sebenarnya mereka hadapi, bukanlah perkara yang mudah untuk diungkap bahkan oleh mereka yang mengalaminya. (*sedikit curcol)
Intinya, masalah ada di dalam sini, dalam diri kita, dan bukan di luar sana. saya katakan cara kita memandang sebuah masalah, itulah masalah yang pertama-tama harus kita perbaiki.
Cara kita melihat masalah merupakan masalah itu sendiri.
Kita cenderung berfikir bahwa kita melihat segala sesuatu sebagaimana adanya, bahwa kita sudah obyektif. Namun kenyataannya tidak demikian.
Kita melihat dunia, bukan sebagaimana dunia adanya, melainkan sebagaimana kita adanya, atau sebagaimana kita terkondisikan untuk melihatnya, Ketika kita menjabarkan apa yang kita lihat, kita sebenarnya menjabarkan diri kita, persepsi kita, paradigma kita sendiri. Ketika orang lain tidak setuju dan berbeda dengan kita, kita cenderung berfikir pasti ada sesuatu yang salah dengan mereka.
Kita kadang mendefinisikan fakta yang kita hadapi sesuai dengan apa yang telah kita alami sebelumnya, kita telah terkondisikan untuk melihat seperti itu oleh pengalaman kita sebelumnya, pengalaman kita itu adalah sumber paradigma, peta dasar kita dan presumsi awal yang menuntun kita dalam memahami fakta itu.
Mari bayangkan sejenak kita sedang dalam kereta api di minggu siang yang tentunya lenggang dan sepi karena bukan hari kerja. Orang-orang duduk dengan tenang, sebagian membaca surat kabar, ada yang melamun, sebagian lagi bersandar dengan mata terpejam. Suasana tenang dan damai. Lalu tiba-tiba, seorang pria dan anak-anaknya masuk ke dalam gerbong. Anak-anak tersebut begitu berisik dan ribut tidak terkendali sehingga segera saja suasana menjadi berubah.
Pria tersebut duduk di sebelah saya dengan memejamkan matanya, agaknya tidak peduli akan situasi saat itu. Anak-anaknya berteriak, melemparkan barang, bahkan merebut koran yang sedang dibaca orang. Sangat mengganggu. Namun pria tersebut tetap tidak berbuat apapun, membuka matanyapun tidak.
Sulit untuk tidak merasa jengkel. Saya tidak dapat mengerti ia dapat begitu tenang membiarkan anak2nya berlarian liar seperti itu dan tidak berbuat apapun untuk mencegah mereka, sama sekali tidak bertanggung jawab. Semua penumpang tampak gelisah dan merasa terganggu sambil memandang saya seakan meminta untuk menegur pria di sebelah saya tersebut.
Akhirnya dengan segala kesopanan yang saya bisa himpun ditengah rasa jengkel saya pun berkata "maaf pak, anak-anak bapak benar-benar mengganggu banyak orang, mungkin bapak bisa mengendalikan mereka sedikit?".
Orang itu mengangkat dagunya seolah baru tersadar akan situasi disekitarnya lalu berkata dengan sedih "Oh maaf, anda benar, saya harus berbuat sesuatu. Kami baru saja dari rumah sakit dimana ibu mereka meninggal dunia tadi malam, saya tidak tahu harus berpikir apa dan saya kira mereka juga tidak tahu harus bagaimana menghadapinya".
Dapat anda bayangkan bagaimana perasaan saya saat itu? Paradigma saya berubah seketika, tiba2 saya melihat segalanya secara berbeda, dan karena saya melihat dengan cara berbeda, saya berfikir dengan cara berbeda, saya merasa dengan cara berbeda dan saya berperilaku dengan cara yang berbeda pula. Kejengkelan saya seketika hilang, saya pun tanpa diminta tergerak untuk mengendalikan anak-anak tersebut begitu pula penumpang yang lain. Sebuah masalah telah terselesaikan dgn solusi yg tidak pernah terpikirkan, inilah sebuah tingkat baru dalam berpikir. win-win solusion yang sesungguhnya.
Itulah kekuatan dari merubah cara pandang, merubah paradigma kita akan menghasilkan respon yang berbeda, karena kita berfikir secara berbeda maka kita akan bertindak secara berbeda. inilah kunci dalam menghadapi segala masalah, memperbaiki cara kita memandang masalah akan menghasilkan banyak perbedaan dalam menyelesaikan masalah dan tidak mustahil anda melihat masalah menjadi sebuah peluang. Yup setiap masalah adalah peluang.
(materi ini diserap dari buku 7 habbits oleh Steven R Covey)
(QS:94.5-6) Surely with difficulty is ease, With difficulty is surely ease.
what is problem?
Neo, pemeran utama trilogi film The Matrix hanya cukup mengucapkan kata "Up-grade" setiap kali menghadapi persoalan baru atau masalah dalam dunia matrix, maka operator akan segera mengup-grade atau menginstal sebuah keahlian baru kepadanya. Einstein berkata "kita tidak dapat menyelesaikan masalah dgn tingkat berfikir yg sama saat kita menemukan masalah tersebut". Yang yang ingin ia sampaikan adalah diperlukan tingkatan baru dalam berfikir setiap kali kita menghadapi sebuah masalah.
Semua orang memiliki masalah, yang membedakan milyaran orang di atas bumi ini adalah cara mereka memandang dan menyelesaikan masalah itu. tersedia ribuan cara baik yang konvensional maupun yang shopisticated dalam menghadapi masalah, persamaan kedua cara itu adalah memahami masalah dalam sebuah tingkat baru dalam berfikir. dan mungkin saja tingkatan baru dalam berfikir ini tidak kita kenali sebelumnya.
Tahap awal adalah mengenali masalah itu, mudah? tidak juga, ada sebagian orang yang justru hidup dan tumbuh dalam sebuah lingkaran permasalahan, sebagian lagi ada juga yang hanya merasakan adanya masalah tanpa dapat melihat dan mengenali masalah itu. Contoh nyatanya adalah saya sendiri :D
Saat seseorang merasakan hidupnya sudah tidak lagi menggairahkan, pekerjaan sudah membosankan, sudah mulai enggan bangun pagi dan berangkat kerja lebih awal, saat seseorang tidak merasakan kerasan tinggal di rumah, tidak menemukan kedamaian dalam rumah, sudah enggan belajar dan bersekolah atau kuliah, malas pergi ke kampus dengan berbagai alasan yang dapat ia sebutkan atau ia karang maka mudah bagi kita mengatakan orang itu dalam masalah, namun apa masalah yang sebenarnya mereka hadapi, bukanlah perkara yang mudah untuk diungkap bahkan oleh mereka yang mengalaminya. (*sedikit curcol)
Intinya, masalah ada di dalam sini, dalam diri kita, dan bukan di luar sana. saya katakan cara kita memandang sebuah masalah, itulah masalah yang pertama-tama harus kita perbaiki.
Cara kita melihat masalah merupakan masalah itu sendiri.
Kita cenderung berfikir bahwa kita melihat segala sesuatu sebagaimana adanya, bahwa kita sudah obyektif. Namun kenyataannya tidak demikian.
Kita melihat dunia, bukan sebagaimana dunia adanya, melainkan sebagaimana kita adanya, atau sebagaimana kita terkondisikan untuk melihatnya, Ketika kita menjabarkan apa yang kita lihat, kita sebenarnya menjabarkan diri kita, persepsi kita, paradigma kita sendiri. Ketika orang lain tidak setuju dan berbeda dengan kita, kita cenderung berfikir pasti ada sesuatu yang salah dengan mereka.
Kita kadang mendefinisikan fakta yang kita hadapi sesuai dengan apa yang telah kita alami sebelumnya, kita telah terkondisikan untuk melihat seperti itu oleh pengalaman kita sebelumnya, pengalaman kita itu adalah sumber paradigma, peta dasar kita dan presumsi awal yang menuntun kita dalam memahami fakta itu.
Mari bayangkan sejenak kita sedang dalam kereta api di minggu siang yang tentunya lenggang dan sepi karena bukan hari kerja. Orang-orang duduk dengan tenang, sebagian membaca surat kabar, ada yang melamun, sebagian lagi bersandar dengan mata terpejam. Suasana tenang dan damai. Lalu tiba-tiba, seorang pria dan anak-anaknya masuk ke dalam gerbong. Anak-anak tersebut begitu berisik dan ribut tidak terkendali sehingga segera saja suasana menjadi berubah.
Pria tersebut duduk di sebelah saya dengan memejamkan matanya, agaknya tidak peduli akan situasi saat itu. Anak-anaknya berteriak, melemparkan barang, bahkan merebut koran yang sedang dibaca orang. Sangat mengganggu. Namun pria tersebut tetap tidak berbuat apapun, membuka matanyapun tidak.
Sulit untuk tidak merasa jengkel. Saya tidak dapat mengerti ia dapat begitu tenang membiarkan anak2nya berlarian liar seperti itu dan tidak berbuat apapun untuk mencegah mereka, sama sekali tidak bertanggung jawab. Semua penumpang tampak gelisah dan merasa terganggu sambil memandang saya seakan meminta untuk menegur pria di sebelah saya tersebut.
Akhirnya dengan segala kesopanan yang saya bisa himpun ditengah rasa jengkel saya pun berkata "maaf pak, anak-anak bapak benar-benar mengganggu banyak orang, mungkin bapak bisa mengendalikan mereka sedikit?".
Orang itu mengangkat dagunya seolah baru tersadar akan situasi disekitarnya lalu berkata dengan sedih "Oh maaf, anda benar, saya harus berbuat sesuatu. Kami baru saja dari rumah sakit dimana ibu mereka meninggal dunia tadi malam, saya tidak tahu harus berpikir apa dan saya kira mereka juga tidak tahu harus bagaimana menghadapinya".
Dapat anda bayangkan bagaimana perasaan saya saat itu? Paradigma saya berubah seketika, tiba2 saya melihat segalanya secara berbeda, dan karena saya melihat dengan cara berbeda, saya berfikir dengan cara berbeda, saya merasa dengan cara berbeda dan saya berperilaku dengan cara yang berbeda pula. Kejengkelan saya seketika hilang, saya pun tanpa diminta tergerak untuk mengendalikan anak-anak tersebut begitu pula penumpang yang lain. Sebuah masalah telah terselesaikan dgn solusi yg tidak pernah terpikirkan, inilah sebuah tingkat baru dalam berpikir. win-win solusion yang sesungguhnya.
Itulah kekuatan dari merubah cara pandang, merubah paradigma kita akan menghasilkan respon yang berbeda, karena kita berfikir secara berbeda maka kita akan bertindak secara berbeda. inilah kunci dalam menghadapi segala masalah, memperbaiki cara kita memandang masalah akan menghasilkan banyak perbedaan dalam menyelesaikan masalah dan tidak mustahil anda melihat masalah menjadi sebuah peluang. Yup setiap masalah adalah peluang.
(materi ini diserap dari buku 7 habbits oleh Steven R Covey)
(QS:94.5-6) Surely with difficulty is ease, With difficulty is surely ease.
Semua orang memiliki masalah, yang membedakan milyaran orang di atas bumi ini adalah cara mereka memandang dan menyelesaikan masalah itu. tersedia ribuan cara baik yang konvensional maupun yang shopisticated dalam menghadapi masalah, persamaan kedua cara itu adalah memahami masalah dalam sebuah tingkat baru dalam berfikir. dan mungkin saja tingkatan baru dalam berfikir ini tidak kita kenali sebelumnya.
Tahap awal adalah mengenali masalah itu, mudah? tidak juga, ada sebagian orang yang justru hidup dan tumbuh dalam sebuah lingkaran permasalahan, sebagian lagi ada juga yang hanya merasakan adanya masalah tanpa dapat melihat dan mengenali masalah itu. Contoh nyatanya adalah saya sendiri :D
Saat seseorang merasakan hidupnya sudah tidak lagi menggairahkan, pekerjaan sudah membosankan, sudah mulai enggan bangun pagi dan berangkat kerja lebih awal, saat seseorang tidak merasakan kerasan tinggal di rumah, tidak menemukan kedamaian dalam rumah, sudah enggan belajar dan bersekolah atau kuliah, malas pergi ke kampus dengan berbagai alasan yang dapat ia sebutkan atau ia karang maka mudah bagi kita mengatakan orang itu dalam masalah, namun apa masalah yang sebenarnya mereka hadapi, bukanlah perkara yang mudah untuk diungkap bahkan oleh mereka yang mengalaminya. (*sedikit curcol)
Intinya, masalah ada di dalam sini, dalam diri kita, dan bukan di luar sana. saya katakan cara kita memandang sebuah masalah, itulah masalah yang pertama-tama harus kita perbaiki.
Cara kita melihat masalah merupakan masalah itu sendiri.
Kita cenderung berfikir bahwa kita melihat segala sesuatu sebagaimana adanya, bahwa kita sudah obyektif. Namun kenyataannya tidak demikian.
Kita melihat dunia, bukan sebagaimana dunia adanya, melainkan sebagaimana kita adanya, atau sebagaimana kita terkondisikan untuk melihatnya, Ketika kita menjabarkan apa yang kita lihat, kita sebenarnya menjabarkan diri kita, persepsi kita, paradigma kita sendiri. Ketika orang lain tidak setuju dan berbeda dengan kita, kita cenderung berfikir pasti ada sesuatu yang salah dengan mereka.
Kita kadang mendefinisikan fakta yang kita hadapi sesuai dengan apa yang telah kita alami sebelumnya, kita telah terkondisikan untuk melihat seperti itu oleh pengalaman kita sebelumnya, pengalaman kita itu adalah sumber paradigma, peta dasar kita dan presumsi awal yang menuntun kita dalam memahami fakta itu.
Mari bayangkan sejenak kita sedang dalam kereta api di minggu siang yang tentunya lenggang dan sepi karena bukan hari kerja. Orang-orang duduk dengan tenang, sebagian membaca surat kabar, ada yang melamun, sebagian lagi bersandar dengan mata terpejam. Suasana tenang dan damai. Lalu tiba-tiba, seorang pria dan anak-anaknya masuk ke dalam gerbong. Anak-anak tersebut begitu berisik dan ribut tidak terkendali sehingga segera saja suasana menjadi berubah.
Pria tersebut duduk di sebelah saya dengan memejamkan matanya, agaknya tidak peduli akan situasi saat itu. Anak-anaknya berteriak, melemparkan barang, bahkan merebut koran yang sedang dibaca orang. Sangat mengganggu. Namun pria tersebut tetap tidak berbuat apapun, membuka matanyapun tidak.
Sulit untuk tidak merasa jengkel. Saya tidak dapat mengerti ia dapat begitu tenang membiarkan anak2nya berlarian liar seperti itu dan tidak berbuat apapun untuk mencegah mereka, sama sekali tidak bertanggung jawab. Semua penumpang tampak gelisah dan merasa terganggu sambil memandang saya seakan meminta untuk menegur pria di sebelah saya tersebut.
Akhirnya dengan segala kesopanan yang saya bisa himpun ditengah rasa jengkel saya pun berkata "maaf pak, anak-anak bapak benar-benar mengganggu banyak orang, mungkin bapak bisa mengendalikan mereka sedikit?".
Orang itu mengangkat dagunya seolah baru tersadar akan situasi disekitarnya lalu berkata dengan sedih "Oh maaf, anda benar, saya harus berbuat sesuatu. Kami baru saja dari rumah sakit dimana ibu mereka meninggal dunia tadi malam, saya tidak tahu harus berpikir apa dan saya kira mereka juga tidak tahu harus bagaimana menghadapinya".
Dapat anda bayangkan bagaimana perasaan saya saat itu? Paradigma saya berubah seketika, tiba2 saya melihat segalanya secara berbeda, dan karena saya melihat dengan cara berbeda, saya berfikir dengan cara berbeda, saya merasa dengan cara berbeda dan saya berperilaku dengan cara yang berbeda pula. Kejengkelan saya seketika hilang, saya pun tanpa diminta tergerak untuk mengendalikan anak-anak tersebut begitu pula penumpang yang lain. Sebuah masalah telah terselesaikan dgn solusi yg tidak pernah terpikirkan, inilah sebuah tingkat baru dalam berpikir. win-win solusion yang sesungguhnya.
Itulah kekuatan dari merubah cara pandang, merubah paradigma kita akan menghasilkan respon yang berbeda, karena kita berfikir secara berbeda maka kita akan bertindak secara berbeda. inilah kunci dalam menghadapi segala masalah, memperbaiki cara kita memandang masalah akan menghasilkan banyak perbedaan dalam menyelesaikan masalah dan tidak mustahil anda melihat masalah menjadi sebuah peluang. Yup setiap masalah adalah peluang.
(materi ini diserap dari buku 7 habbits oleh Steven R Covey)
(QS:94.5-6) Surely with difficulty is ease, With difficulty is surely ease.
Monday, November 29, 2010
Hoax kanibal pemakan daging wanita di China
Dari BlackBerry Messenger saya dapat broadcast berita hoax tentang masyarakat kanibal pemakan daging wanita di China, saya jadi tertarik untuk menepis berita ini, yah namanya juga hoax pasti ada kejanggalan dan celah, apalagi jika ada foto2 yg disertakan.
Menurut google hoax ini mulai publish awal tahun 2010.
dari hasil pencarian mbah google, posting yang paling tua, saya lihat bertanggal 28 Maret 2010, bagaimana yah cara melacak postingan pertama sebuah posting berantai kayak gini? hehehe (masih kudu berguru lagi)
Menurut google hoax ini mulai publish awal tahun 2010.
dari hasil pencarian mbah google, posting yang paling tua, saya lihat bertanggal 28 Maret 2010, bagaimana yah cara melacak postingan pertama sebuah posting berantai kayak gini? hehehe (masih kudu berguru lagi)
saya coba2 perhatikan kejanggalan dan keanehan pada gambar-gambar mencari cacat dan jejak2 photosop. berikut yang saya dapatkan:
Keanehan ada pada posisi si wanita korban yang tidak mengalami perubahan posisi badan sama sekali, gambar tersebut identik sama, kecuali bercak darah dan posisi kepala yang berubah. Kalau anda pernah melihat wanita telanjang dengan mata telanjang di depan anda, anda akan tahu bahwa gambar ini benar-benar tidak berubah dari segi posisi payudara, lengkungan tubuh dlsb :)
Oh yah kalau pernah lihat foto awalnya dimana wanita itu tangannya terikat di DEPAN, namun pada proses pemotongan tangannya terikat di BELAKANG, yah mungkin aja ada banyak wanita yg di potong, ada yg di tangannya di ikat di depan dan dibelakang, terserah si pembuat hoax ini.
Di bawah badan si wanita juga begitu banyak warna hitam yang menutupi pertemuan antara satu gambar dgn gambar lainnya, padahal dalam photosop akan lebih efektif kalo di blur saja biar antara gambar yang satu dan yang lainnya dapat bertemu dalam daerah blur.
PERINGATAN: gambar2 selanjutnya agak fulgar, BB, Nude pict, Gambar Wanita Telanjang, sebelum anda klik menu Baca selengkapnya » di bawah, saya sudah memperingatkan lho :)
Kemudian di gambar bawah, tangan si penjagal memegang apa coba? itu yg saya lingkari warna kuning, ini cacatnya, sulit menyembunyikan cacat seperti ini jika gambar pengganti lebih kecil dari gambar aslinya, jadi mungkin gambar aslinya adalah seekor domba atau babi yang cukup besar.
selanjutnya perhatikan juga posisi tangan sang penjagal di foto selanjutnyayang tidak jelas sedang memegang apa (lingkaran kuning) ini adalah cacat paling jelas bahwa foto tsb hasil rekayasa. Jari-jari yang menghilang di balik bulu domba (mungkin lho) tidak bisa tergantikan karena gambar tubuh wanita ini sulit di posisikan dengan tangan si penjagal.
saya juga lingkari kuning foto bagian dalam seperti usus yang menarik perhatian saya, saya sih gak tahu itu usus apa, belom pernah juga lihat usus manusia :)
Soory dan mohon maaf gambarnya berikut agak BB* (*buka-bukaan istilah kaskus).
Sekian dulu deh hasil sok-sok an jadi detektif kesiangan. kalo ada tambahan silahkan di tambah
salam
Hoax kanibal pemakan daging wanita di China
Dari BlackBerry Messenger saya dapat broadcast berita hoax tentang masyarakat kanibal pemakan daging wanita di China, saya jadi tertarik untuk menepis berita ini, yah namanya juga hoax pasti ada kejanggalan dan celah, apalagi jika ada foto2 yg disertakan.
Menurut google hoax ini mulai publish awal tahun 2010.
dari hasil pencarian mbah google, posting yang paling tua, saya lihat bertanggal 28 Maret 2010, bagaimana yah cara melacak postingan pertama sebuah posting berantai kayak gini? hehehe (masih kudu berguru lagi)
Menurut google hoax ini mulai publish awal tahun 2010.
dari hasil pencarian mbah google, posting yang paling tua, saya lihat bertanggal 28 Maret 2010, bagaimana yah cara melacak postingan pertama sebuah posting berantai kayak gini? hehehe (masih kudu berguru lagi)
saya coba2 perhatikan kejanggalan dan keanehan pada gambar-gambar mencari cacat dan jejak2 photosop. berikut yang saya dapatkan:
Keanehan ada pada posisi si wanita korban yang tidak mengalami perubahan posisi badan sama sekali, gambar tersebut identik sama, kecuali bercak darah dan posisi kepala yang berubah. Kalau anda pernah melihat wanita telanjang dengan mata telanjang di depan anda, anda akan tahu bahwa gambar ini benar-benar tidak berubah dari segi posisi payudara, lengkungan tubuh dlsb :)
Oh yah kalau pernah lihat foto awalnya dimana wanita itu tangannya terikat di DEPAN, namun pada proses pemotongan tangannya terikat di BELAKANG, yah mungkin aja ada banyak wanita yg di potong, ada yg di tangannya di ikat di depan dan dibelakang, terserah si pembuat hoax ini.
Di bawah badan si wanita juga begitu banyak warna hitam yang menutupi pertemuan antara satu gambar dgn gambar lainnya, padahal dalam photosop akan lebih efektif kalo di blur saja biar antara gambar yang satu dan yang lainnya dapat bertemu dalam daerah blur.
PERINGATAN: gambar2 selanjutnya agak fulgar, BB, Nude pict, Gambar Wanita Telanjang, sebelum anda klik menu Baca selengkapnya » di bawah, saya sudah memperingatkan lho :)
Kemudian di gambar bawah, tangan si penjagal memegang apa coba? itu yg saya lingkari warna kuning, ini cacatnya, sulit menyembunyikan cacat seperti ini jika gambar pengganti lebih kecil dari gambar aslinya, jadi mungkin gambar aslinya adalah seekor domba atau babi yang cukup besar.
selanjutnya perhatikan juga posisi tangan sang penjagal di foto selanjutnyayang tidak jelas sedang memegang apa (lingkaran kuning) ini adalah cacat paling jelas bahwa foto tsb hasil rekayasa. Jari-jari yang menghilang di balik bulu domba (mungkin lho) tidak bisa tergantikan karena gambar tubuh wanita ini sulit di posisikan dengan tangan si penjagal.
saya juga lingkari kuning foto bagian dalam seperti usus yang menarik perhatian saya, saya sih gak tahu itu usus apa, belom pernah juga lihat usus manusia :)
Soory dan mohon maaf gambarnya berikut agak BB* (*buka-bukaan istilah kaskus).
Sekian dulu deh hasil sok-sok an jadi detektif kesiangan. kalo ada tambahan silahkan di tambah
salam
Saturday, November 6, 2010
CARA MUDAH DAN MURAH BERANTAS NYAMUK
Nyamuk cukup mengganggu dan sangat berbahaya sebagai penyebar berbagai penyakit mematikan.
Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak sampingan yang serius.
Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba.
Cocok untuk segala kondisi pemukiman, sekolah, rumah sakit, dll.
Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di sekolah dan di rumah masing-masing.
Yang dibutuhkan :
- 200 ml air
- 50 gram gula merah
- 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)
- botol plastik 1,5 liter
Langkah-langkah pembuatan
1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.
2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.
3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.
4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.
5. Bungkus botol dengan sesuatu yang hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda.
Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.
Selain membersihkan habitat mereka, tempat berkembang biak nyamuk, kita dapat menggunakan metode ini sangat berguna di sekolah-sekolah, TK, rumah sakit dan rumah.
(Sebarkan kepada anak, teman, dan kerabat Anda agar nyamuk bisa diberantas) Semoga Bermanfaat.
Sumber:
milis : BUGINESE@yahoogroups.com dan blogger_makassar.yahoogroups.com
Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak sampingan yang serius.
Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba.
Cocok untuk segala kondisi pemukiman, sekolah, rumah sakit, dll.
Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di sekolah dan di rumah masing-masing.
Yang dibutuhkan :
- 200 ml air
- 50 gram gula merah
- 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)
- botol plastik 1,5 liter
Langkah-langkah pembuatan
1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.
2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.
3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.
4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.
5. Bungkus botol dengan sesuatu yang hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda.
Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.
Selain membersihkan habitat mereka, tempat berkembang biak nyamuk, kita dapat menggunakan metode ini sangat berguna di sekolah-sekolah, TK, rumah sakit dan rumah.
(Sebarkan kepada anak, teman, dan kerabat Anda agar nyamuk bisa diberantas) Semoga Bermanfaat.
Sumber:
milis : BUGINESE@yahoogroups.com dan blogger_makassar.yahoogroups.com
CARA MUDAH DAN MURAH BERANTAS NYAMUK
Nyamuk cukup mengganggu dan sangat berbahaya sebagai penyebar berbagai penyakit mematikan.
Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak sampingan yang serius.
Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba.
Cocok untuk segala kondisi pemukiman, sekolah, rumah sakit, dll.
Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di sekolah dan di rumah masing-masing.
Yang dibutuhkan :
- 200 ml air
- 50 gram gula merah
- 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)
- botol plastik 1,5 liter
Langkah-langkah pembuatan
1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.
2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.
3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.
4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.
5. Bungkus botol dengan sesuatu yang hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda.
Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.
Selain membersihkan habitat mereka, tempat berkembang biak nyamuk, kita dapat menggunakan metode ini sangat berguna di sekolah-sekolah, TK, rumah sakit dan rumah.
(Sebarkan kepada anak, teman, dan kerabat Anda agar nyamuk bisa diberantas) Semoga Bermanfaat.
Sumber:
milis : BUGINESE@yahoogroups.com dan blogger_makassar.yahoogroups.com
Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak sampingan yang serius.
Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba.
Cocok untuk segala kondisi pemukiman, sekolah, rumah sakit, dll.
Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di sekolah dan di rumah masing-masing.
Yang dibutuhkan :
- 200 ml air
- 50 gram gula merah
- 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)
- botol plastik 1,5 liter
Langkah-langkah pembuatan
1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.
2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.
3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.
4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.
5. Bungkus botol dengan sesuatu yang hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda.
Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.
Selain membersihkan habitat mereka, tempat berkembang biak nyamuk, kita dapat menggunakan metode ini sangat berguna di sekolah-sekolah, TK, rumah sakit dan rumah.
(Sebarkan kepada anak, teman, dan kerabat Anda agar nyamuk bisa diberantas) Semoga Bermanfaat.
Sumber:
milis : BUGINESE@yahoogroups.com dan blogger_makassar.yahoogroups.com
Tuesday, August 24, 2010
Quote of the day - deepest fear
"Our deepest fear is not that we are inadequate. Our deepest fear is that we are powerful beyond measure. It is our light, not our darkness that most frightens us". quotation ini berasal dari buku A Return To Love: Reflections on the Principles of A Course in Miracles oleh Marianne Williamson
Sebenarnya kutipan ini masih panjang, namun saya cukupkan sampai disana tersebut. Banyak juga yang mengira kata-kata tersebut di kutip dari Nelson Mandella, namun sudahlah, saya tidak ingin membahas kutipan tersebut dan siapa yang menulis atau menyebutkannya lebih dahulu. saya ingin berbagi mengenai makna yang saya tangkap dari kalimat tersebut.
Saya mendapatkan kalimat itu pada kultwit (Kuliah-kuliahan di Twitter) oleh Bapak Goenawan Mohamad, saat beliau bercerita dan berbagi mengenai pengalamannya saat WTC11 Sept 2001 di NewYork. http://twitter.com/gm_gm/status/21199478943
"Our deepest fear is not that we are inadequate. Our deepest fear is that we are powerful beyond measure. It is our light, not our darkness that most frightens us". saya transliterasikan menurut versi saya sbb:
Ketakutan kita bukanlah karena "ketidakmampuan kita" tapi pada "kekuatan kita" saat kita berada di bawah tekanan. Sisi baik itulah yang paling menakutkan kita, bukan pada sisi buruknya".
Silahkan saudara-saudara yang berkemampuan berbahasa inggris menyempurnakan terjemahan saya tersebut.
----------------
Braders, secara umum, di sadari atau tidak, hampir semua orang khawatir dan takut akan kelemahan-kelemahan yang ada pada dirinya. Untuk menutupi atau menghindari ketakutan atas kelemahan tersebut, kita banyak mendapatkan cara. Salah satu yang positif adalah melengkapi diri, belajar untuk mengejar ketertinggalan. Kita mengenali kelemahan kita, dari sanalah kita berangkat untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan segala hal yang mungkin akan terjadi. Umum bukan? semua orangpun tahu ini.
Ada satu hal yang diketahui namun kurang disadari oleh kita. saat dibawah tekanan, kita akan menggunakan segala sumberdaya untuk satu hal, konsentrasi penuh, tubuh, jiwa dan pikiran berkolaborasi menjawab satu hal, hasilnya... sesuatu yang tidak pernah kita duga. "Saya tidak percaya dapat melakukannya" itu sebuah komentar umum atas keberhasilan yang baru saja dicapai. Yang di perlukan adalah sebuah tekanan "measure" yang tepat. Ada sebuah buku bagus yang sedikit mengungkap rahasia ini, "the power of 'kepepet'".
Quote atau kutipan di atas menunjukkan bahwa ada kekuatan yang kurang kita kenali, kurang mendapat perhatian kita, sebuah kekuatan yang muncul pada saat kita mengalami tekanan. Kekuatan itu ada dalam diri kita, namun butuh pemicu untuk mengeluarkannya. Seorang pendiam yang selalu tampak menghindari masalah, mencoba segala cara untuk menyelesaikan masalah dengan baik, memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan sebaliknya. Kita akan kaget mendapati seorang yang pendiam saat sedang murka. Orang tua mengibaratkannya dengan istilah "mengganggu macan tidur".
Orang yang mengenali potensi dari kekuatan tersembunyi itu kadang takut, mengingat akibat dan hasil yang dapat diakibatkannya berada diluar dari yang dapat diperhitungannya. Sisi unpredictable ini yang membuat orang khawatir. Khawatir apakah efeknya baik atau sebaliknya. Sisi uncontrolable, alias tidak dapat di kontrol juga ada, potensi tersembunyi yang terpaksa keluar kadang tidak dapat dikendalikan. Mungkin kata "mengamuk" adalah kata yang tepat untuk menggambarkan fenomena itu.
_____________________________________
tulisan di atas gayanya sok pake bahasa ilmiah, padahal cuma sotoy-sotoyan :p
Sebenarnya kutipan ini masih panjang, namun saya cukupkan sampai disana tersebut. Banyak juga yang mengira kata-kata tersebut di kutip dari Nelson Mandella, namun sudahlah, saya tidak ingin membahas kutipan tersebut dan siapa yang menulis atau menyebutkannya lebih dahulu. saya ingin berbagi mengenai makna yang saya tangkap dari kalimat tersebut.
Saya mendapatkan kalimat itu pada kultwit (Kuliah-kuliahan di Twitter) oleh Bapak Goenawan Mohamad, saat beliau bercerita dan berbagi mengenai pengalamannya saat WTC11 Sept 2001 di NewYork. http://twitter.com/gm_gm/status/21199478943
"Our deepest fear is not that we are inadequate. Our deepest fear is that we are powerful beyond measure. It is our light, not our darkness that most frightens us". saya transliterasikan menurut versi saya sbb:
Ketakutan kita bukanlah karena "ketidakmampuan kita" tapi pada "kekuatan kita" saat kita berada di bawah tekanan. Sisi baik itulah yang paling menakutkan kita, bukan pada sisi buruknya".
Silahkan saudara-saudara yang berkemampuan berbahasa inggris menyempurnakan terjemahan saya tersebut.
----------------
Braders, secara umum, di sadari atau tidak, hampir semua orang khawatir dan takut akan kelemahan-kelemahan yang ada pada dirinya. Untuk menutupi atau menghindari ketakutan atas kelemahan tersebut, kita banyak mendapatkan cara. Salah satu yang positif adalah melengkapi diri, belajar untuk mengejar ketertinggalan. Kita mengenali kelemahan kita, dari sanalah kita berangkat untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan segala hal yang mungkin akan terjadi. Umum bukan? semua orangpun tahu ini.
Ada satu hal yang diketahui namun kurang disadari oleh kita. saat dibawah tekanan, kita akan menggunakan segala sumberdaya untuk satu hal, konsentrasi penuh, tubuh, jiwa dan pikiran berkolaborasi menjawab satu hal, hasilnya... sesuatu yang tidak pernah kita duga. "Saya tidak percaya dapat melakukannya" itu sebuah komentar umum atas keberhasilan yang baru saja dicapai. Yang di perlukan adalah sebuah tekanan "measure" yang tepat. Ada sebuah buku bagus yang sedikit mengungkap rahasia ini, "the power of 'kepepet'".
Quote atau kutipan di atas menunjukkan bahwa ada kekuatan yang kurang kita kenali, kurang mendapat perhatian kita, sebuah kekuatan yang muncul pada saat kita mengalami tekanan. Kekuatan itu ada dalam diri kita, namun butuh pemicu untuk mengeluarkannya. Seorang pendiam yang selalu tampak menghindari masalah, mencoba segala cara untuk menyelesaikan masalah dengan baik, memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan sebaliknya. Kita akan kaget mendapati seorang yang pendiam saat sedang murka. Orang tua mengibaratkannya dengan istilah "mengganggu macan tidur".
Orang yang mengenali potensi dari kekuatan tersembunyi itu kadang takut, mengingat akibat dan hasil yang dapat diakibatkannya berada diluar dari yang dapat diperhitungannya. Sisi unpredictable ini yang membuat orang khawatir. Khawatir apakah efeknya baik atau sebaliknya. Sisi uncontrolable, alias tidak dapat di kontrol juga ada, potensi tersembunyi yang terpaksa keluar kadang tidak dapat dikendalikan. Mungkin kata "mengamuk" adalah kata yang tepat untuk menggambarkan fenomena itu.
_____________________________________
tulisan di atas gayanya sok pake bahasa ilmiah, padahal cuma sotoy-sotoyan :p
Quote of the day - deepest fear
"Our deepest fear is not that we are inadequate. Our deepest fear is that we are powerful beyond measure. It is our light, not our darkness that most frightens us". quotation ini berasal dari buku A Return To Love: Reflections on the Principles of A Course in Miracles oleh Marianne Williamson
Sebenarnya kutipan ini masih panjang, namun saya cukupkan sampai disana tersebut. Banyak juga yang mengira kata-kata tersebut di kutip dari Nelson Mandella, namun sudahlah, saya tidak ingin membahas kutipan tersebut dan siapa yang menulis atau menyebutkannya lebih dahulu. saya ingin berbagi mengenai makna yang saya tangkap dari kalimat tersebut.
Saya mendapatkan kalimat itu pada kultwit (Kuliah-kuliahan di Twitter) oleh Bapak Goenawan Mohamad, saat beliau bercerita dan berbagi mengenai pengalamannya saat WTC11 Sept 2001 di NewYork. http://twitter.com/gm_gm/status/21199478943
"Our deepest fear is not that we are inadequate. Our deepest fear is that we are powerful beyond measure. It is our light, not our darkness that most frightens us". saya transliterasikan menurut versi saya sbb:
Ketakutan kita bukanlah karena "ketidakmampuan kita" tapi pada "kekuatan kita" saat kita berada di bawah tekanan. Sisi baik itulah yang paling menakutkan kita, bukan pada sisi buruknya".
Silahkan saudara-saudara yang berkemampuan berbahasa inggris menyempurnakan terjemahan saya tersebut.
----------------
Braders, secara umum, di sadari atau tidak, hampir semua orang khawatir dan takut akan kelemahan-kelemahan yang ada pada dirinya. Untuk menutupi atau menghindari ketakutan atas kelemahan tersebut, kita banyak mendapatkan cara. Salah satu yang positif adalah melengkapi diri, belajar untuk mengejar ketertinggalan. Kita mengenali kelemahan kita, dari sanalah kita berangkat untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan segala hal yang mungkin akan terjadi. Umum bukan? semua orangpun tahu ini.
Ada satu hal yang diketahui namun kurang disadari oleh kita. saat dibawah tekanan, kita akan menggunakan segala sumberdaya untuk satu hal, konsentrasi penuh, tubuh, jiwa dan pikiran berkolaborasi menjawab satu hal, hasilnya... sesuatu yang tidak pernah kita duga. "Saya tidak percaya dapat melakukannya" itu sebuah komentar umum atas keberhasilan yang baru saja dicapai. Yang di perlukan adalah sebuah tekanan "measure" yang tepat. Ada sebuah buku bagus yang sedikit mengungkap rahasia ini, "the power of 'kepepet'".
Quote atau kutipan di atas menunjukkan bahwa ada kekuatan yang kurang kita kenali, kurang mendapat perhatian kita, sebuah kekuatan yang muncul pada saat kita mengalami tekanan. Kekuatan itu ada dalam diri kita, namun butuh pemicu untuk mengeluarkannya. Seorang pendiam yang selalu tampak menghindari masalah, mencoba segala cara untuk menyelesaikan masalah dengan baik, memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan sebaliknya. Kita akan kaget mendapati seorang yang pendiam saat sedang murka. Orang tua mengibaratkannya dengan istilah "mengganggu macan tidur".
Orang yang mengenali potensi dari kekuatan tersembunyi itu kadang takut, mengingat akibat dan hasil yang dapat diakibatkannya berada diluar dari yang dapat diperhitungannya. Sisi unpredictable ini yang membuat orang khawatir. Khawatir apakah efeknya baik atau sebaliknya. Sisi uncontrolable, alias tidak dapat di kontrol juga ada, potensi tersembunyi yang terpaksa keluar kadang tidak dapat dikendalikan. Mungkin kata "mengamuk" adalah kata yang tepat untuk menggambarkan fenomena itu.
_____________________________________
tulisan di atas gayanya sok pake bahasa ilmiah, padahal cuma sotoy-sotoyan :p
Sebenarnya kutipan ini masih panjang, namun saya cukupkan sampai disana tersebut. Banyak juga yang mengira kata-kata tersebut di kutip dari Nelson Mandella, namun sudahlah, saya tidak ingin membahas kutipan tersebut dan siapa yang menulis atau menyebutkannya lebih dahulu. saya ingin berbagi mengenai makna yang saya tangkap dari kalimat tersebut.
Saya mendapatkan kalimat itu pada kultwit (Kuliah-kuliahan di Twitter) oleh Bapak Goenawan Mohamad, saat beliau bercerita dan berbagi mengenai pengalamannya saat WTC11 Sept 2001 di NewYork. http://twitter.com/gm_gm/status/21199478943
"Our deepest fear is not that we are inadequate. Our deepest fear is that we are powerful beyond measure. It is our light, not our darkness that most frightens us". saya transliterasikan menurut versi saya sbb:
Ketakutan kita bukanlah karena "ketidakmampuan kita" tapi pada "kekuatan kita" saat kita berada di bawah tekanan. Sisi baik itulah yang paling menakutkan kita, bukan pada sisi buruknya".
Silahkan saudara-saudara yang berkemampuan berbahasa inggris menyempurnakan terjemahan saya tersebut.
----------------
Braders, secara umum, di sadari atau tidak, hampir semua orang khawatir dan takut akan kelemahan-kelemahan yang ada pada dirinya. Untuk menutupi atau menghindari ketakutan atas kelemahan tersebut, kita banyak mendapatkan cara. Salah satu yang positif adalah melengkapi diri, belajar untuk mengejar ketertinggalan. Kita mengenali kelemahan kita, dari sanalah kita berangkat untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan segala hal yang mungkin akan terjadi. Umum bukan? semua orangpun tahu ini.
Ada satu hal yang diketahui namun kurang disadari oleh kita. saat dibawah tekanan, kita akan menggunakan segala sumberdaya untuk satu hal, konsentrasi penuh, tubuh, jiwa dan pikiran berkolaborasi menjawab satu hal, hasilnya... sesuatu yang tidak pernah kita duga. "Saya tidak percaya dapat melakukannya" itu sebuah komentar umum atas keberhasilan yang baru saja dicapai. Yang di perlukan adalah sebuah tekanan "measure" yang tepat. Ada sebuah buku bagus yang sedikit mengungkap rahasia ini, "the power of 'kepepet'".
Quote atau kutipan di atas menunjukkan bahwa ada kekuatan yang kurang kita kenali, kurang mendapat perhatian kita, sebuah kekuatan yang muncul pada saat kita mengalami tekanan. Kekuatan itu ada dalam diri kita, namun butuh pemicu untuk mengeluarkannya. Seorang pendiam yang selalu tampak menghindari masalah, mencoba segala cara untuk menyelesaikan masalah dengan baik, memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan sebaliknya. Kita akan kaget mendapati seorang yang pendiam saat sedang murka. Orang tua mengibaratkannya dengan istilah "mengganggu macan tidur".
Orang yang mengenali potensi dari kekuatan tersembunyi itu kadang takut, mengingat akibat dan hasil yang dapat diakibatkannya berada diluar dari yang dapat diperhitungannya. Sisi unpredictable ini yang membuat orang khawatir. Khawatir apakah efeknya baik atau sebaliknya. Sisi uncontrolable, alias tidak dapat di kontrol juga ada, potensi tersembunyi yang terpaksa keluar kadang tidak dapat dikendalikan. Mungkin kata "mengamuk" adalah kata yang tepat untuk menggambarkan fenomena itu.
_____________________________________
tulisan di atas gayanya sok pake bahasa ilmiah, padahal cuma sotoy-sotoyan :p
Subscribe to:
Posts (Atom)
